Translate

NAGARI SALAYO 1

SALAYO POTRET NAGARI YANG DINAMIS

Sebagai nagari yang terus berkembang sejalan dengan kemajuan pembangunan di Kabupaten Solok dan tetangganya kota Solok, nagari Salayo kadang diibaratkan sebagai etalase Kabupaten Solok bagian tengah. Perkembangan pembangunan dan sekaligus perekonomian, menjadikan Salayo sebagai wilayah pemukiman bagi warga pendatang. Tidak pelak, disamping pertumbuhan penduduk asli, animo warga pendatang juga terus ikut mewarnai dinamika nagari yang kadang malah sanggup menjadi barometer bagi nagari-nagari di kawasan kecamatan Kubung.
Secara geografis, letak nagari Salayo sangat strategis. Wilayah Kenagarian yang berbatasan langsung dengan kota Solok ini, memiliki empat jorong – Jorong Galanggang Tangah, Sawah Sudut, Lurah Nan Tigo dan Batu Palano – dengan jumlah penduduk sebanyak 12.700 jiwa atau sebanyak 1921 KK.

Kendati pusat pemerintahan nagari Salayo berada di jalur utama lintas Sumatera, perisisnya di Km 3 lintas Solok – Padang, di jorong Galanggang Tangah, namun Salayo masih tetap sebagai kawasan pertanian potensial yang hingga kini masih mampu mempertahankan produksi unggulannya, yakni “Beras Solok”. Bahkan Salayo dengan luas sekitar 21,44 Km persegi juga lebih terkenal dengan komoditi pisang. Beberapa dekade belakangan, Salayo bahkan identik dengan pisang batu

Wali Nagari Muzni Hamzah menyatakan, tingkat kemajuan masyarakat di nagari yang dipimpinnya sangat terukur dan signifikan, baik kemanjuan dalam soal ekonomi dan apalagi Sumber daya Manuasianya (SDM). Dari situ ia berpendapat, dalam arti luas, nagari Salayo dipandangnya sebagai suatu komunitas yang demokratis dan terbuka.
Keterbukaan masyarakat nagari Salayo setidaknya juga telah memberi dorongan bagi Muzni Hamzah untuk mengembangkan nagari yang dipimpinnya sejak dua tahun belakangan. Berjalan dalam koridor otonomi daerah yang penterjemahannya melalui pemerintahan nagari di Sumatera Barat dan Kabupaten Solok kususnya, memotivasi ayah tiga anak ini untuk mengembangkan potensi kampung halamannya.

Bukan tanpa alasan Muzni Hamzah mengomentari fenomena kemasyarakatan tersebut. Terbukti sejumlah kelompok-kelompok gotoroyong bertumbuhan di nagari Salayo. Kelompok tersebut hadir atas inisaitif masyarakat, sehingga pemerintah nagari dalam hal ini dengan sendirinya berperan sebagai fasilitator saja. “ Sejumlah pekerjaan besar untuk kepentingan umum, bahkan kepentingan kelompok itu sendiri, dikerjakan secara bersama dan bahkan dengan sisitm arisan, “ aku Muzni Hamzah.

Ia menyebutkan, prinsip Delegate outhority and responsibility mestinya juga menjadi acuan pemerintahan nagari dalam mengembangkan pembangunan. Konsep seperti itu oleh pemerintah kabupaten Solok menjadi pedoman, karena menyadari bahwa pemerintah tidak akan dapat mengerjakan semuanya sendiri. Ia butuh dukungan masyarakat,

Apalagi dikaitkan dalam penyelenggaraan pemerintahan modern, peranan pemerintah harus semakin kecil, karena pemerintah yang baik adalah pemerintah yang semakin kecil memerintah, tetapi ia lebih banyak mengarahkan, mengayomi , memfasilitasi, membimbing dan mengawasi.
“ Dengan prinsip itu tampaknya masyarakat semakin bergairah, kreatif, inovatif dan bahkan dinamis. Mereka merasa memiliki dan bertanggung jawab, “ papar walinagari Salayo yang cukup energik ini.

Dalam kaitannya dengan pemerintahan nagari, seyogyanya prinsip otonomi menjadi ukuran, dalam arti semangat kemandirian tidak hanya dimiliki pemerintah, tetapi lebih ditumbuhkan kepada masyarakat.

Pola membangun paham otonomi ini, bagi wali nagari Salayo Muzni Hamzah cukup gembira karena pemerintah Kabupaten Solok dalam kaitan itu justru sangat arif. Kebijaksanaan menyerahkan sejumlah urusan ke nagari, termasuk mengembangkan pola partisipatif, serta mengalokasikan dana pembangunan untuk nagari, menuntut pihaknya untuk lebih kreatif. “ Dengan pola demikian kita bebas berkreasi dalam kerangka pembangunan nagari,” kata Muzni Hamzah meyakinkan. ....http://ranglayo.wordpress.com


-----------------------------------------------------------------------------------------------
\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\

KAN

KERAPATAN ADAT NAGARI SALAYO
KECAMATAN KUBUNG-KAB. SOLOK

Sekretariat: Jln. Lintas Solok – Padang, KM 3 Pasar Salayo.
SURAT KEPUTUSAN (SK)
KERAPATAN ADAT NAGARI (KAN) SALAYO
Nomor: TAP 04/MUSY-KANS/V-2005

TENTANG
SUSUNAN PENGURUS KERAPATAN ADATNAGARI (KAN) SALAYO
MASA BHAKTI 2003-2008

I. PENGURUS INTI:
NO NAMA DAN GELAR J A B A T A N
1 M. FARID DT.KAYO K E T U A
2 ISMIR DT. PUTIH WAKIL KETUA
3 RUSMEL DT. SATI SEKRETARIS
4 IR.YULIUS CHATIB DT. RAJO MAGEK SEKRETARIS
5 SAMADI DT. RAJO GAMPO BENDAHARA
II. SEKSI PERDAMAIAN ADAT
NO NAMA DAN GELAR J A B A T A N
1 M. FARID DT.KAYO K E T U A / ANGGOTA
2 H. CHAIDIR GANI DT. BATUAH, SH A N G G O T A
3 RUSTAM ARLIS DT.BAGINDO BASA A N G G O T A
4 N. DT. MAGEK BAJOLANG LELO MANJO AN G G O T A
5 MARWAN PARIS. DT MARUHUN SARIPADO A N G G O T A
6 SASKAR CHATIB DT. GADANG A N G G O T A
7 A. DT. BANDARO KAYO A N G G O T A
8 MARDIA EFFENDI DT. BAGINDO SATI A N G G O T A
9 YASMIR DT. PUTIH A N G G O T A
10 RUSMEL DT. SATI SEKRETARIS / ANGGOTA
11 IR. YULIUS CHATIB DT. RAJO MAGEK SEKRETARIS / ANGGOTA
II. SEKSI PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN ADAT
NO NAMA DAN GELAR J A B A T A N
1 RUSDI B. ANGKU IMAM MARAJO A N G G O T A
2 JHONI UMAR DT. RANGKAYO MARAJO A N G G O T A
3 M.DT. MGK BAJOLANG LELO MANJO AN G G O T A
4 SYAMSURI DT.AMPANG LIMO A N G G O T A
5 USMAN DT. TUMANGGONG A N G G O T A
6 DONI INDRA DT. RAJO DIACEH,SH A N G G O T A
7 MAK INUN DT. TAN BAGINDO ALAM A N G G O T A
8 H.SYAHRUDIN PAKIEH MANDARO A N G G O T A
9 BA. DT BANDARO KAYO A N G G O T A
10 ISLAMI DT. RAJO DALIE A N G G O T A
11 AMRIAL DT.NAN GARANG AN G G O T A
12 SYAIR DT. HITAM A N G G O T A
13 ALMATSIR DT. RAJO NAN KAYO A N G G O T A
14 D. DT.AMPANG LIMO RAJO MANSUE A N G G O T A
15 MULIA TUAN MALIN MANGGAGA A N G G O T A
16. MASTHUR DT.TANALI A N G G O T A
17 M.ANGKU IMM MARAJO TN BGD MLN A N G G O T A
18 FADJRI TUANMALIN BATUAH A N G G O T A
19 Z.DT. YANG PITUAN A N G G O T A
20 HANAFI DT. SARI MARAJO A N G G O T A
III. SEKSI KEKAYAAN NAGARI
NO NAMA DAN GELAR J A B A T A N
1 ABDUL RAHMAN DT.PALAWAN SATI A N G G O T A
2 BASIR JAMIN DT. MANTARI GAGAH A N G G O T A
3 ISKANDAR DT. RAJO ALAM AN G G O T A
4 B. TUAN PANDUKO RAJO LELO A N G G O T A
5 H. DT. GAMPO DUBALANG A N G G O T A
6 SYAMSU DT.BANDARO HITAM A N G G O T A
7 SALAMI MALIN MUDO A N G G O T A
8 M.SYAFE’I DT. SATI PONO MUDO A N G G O T A
9 ISKANDAR DT. RAJO ALAM A N G G O T A
10 MUSRI TANSIN DT. SATI A N G G O T A
11 RUSTAM E. DT. RAJO NAN PUTIH A N G G O T A
12 BAKRI TIMINDT. RAJO PENGHULU AN G G O T A
13 ANTANA DT. BANDARO BASA A N G G O T A
14 SATIAR DT. GURUH ALAM PKH.BGD A N G G O T A
15 ALIVANBER DT. KHATIB BANDARO A N G G O T A
16 BUR DT. RJ. PASISIE ALAM BASA A N G G O T A
17 DESMAHARMEN DT. GAMUK A N G G O T A
18 FUDJRI DT. RAJO BAGINDO AN G G O T A
19 MUCHTAR DUAMIN DT. RAJO DIACEH A N G G O T A
20 DT. SATI CANIAGO MUDIAK A N G G O T A
21 TUAN INCEK SULAIMAN A N G G O T A
22 BENY FAISAL DT. NARO SATI A N G G O T A
23 SA.DT LBH PJG RAJO DIPADANG A N G G O T A
24 MUSRI DT.PANDUKO RAJO A N G G O T A
25 SUHETRIL DT. BASA A N G G O T A
26 RIO DT. BATUAH A N G G O T A
27 MASRIL DT.RAJO JOHAN A N G G O T A
28 BUJANG CHATIB BATUAH AN G G O T A
Ditetapkan di: S A L A Y O
Pada Tanggal : 25 MEI 2005
PENGURUS KAN SALAYO
Ketua
M. FARID DT.KAYO
Sekretaris
RUSMEL DT. SATI
Diketahui oleh:
WALI NAGARI SALAYO
MUZNI HAMZAH Malin Sutan
KERAPATAN ADAT NAGARI SALAYO
KECAMATAN KUBUNG-KAB. SOLOK

Sekretariat: Jln. Lintas Solok – Padang, KM 3 Pasar Salayo
MUSYAWARAH KERAPATAN ADAT NAGARI SALAYO
Nomor: TAP 04/MUSY-KANS/V-2005
Tanggal 25 Mei 2005
TENTANG
PENGURUS KERAPATAN ADATNAGARI (KAN) SALAYO
MASA BHAKTI 2003-2008

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MUSYAWARAH/SIDANG PLENO KERAPANAN ADAT NAGARI SALAYO

MENIMBANG:
A. Bahwa dengan mundurnya Sdr. Rusdi B Angku Imam Marajo dari jabatan Wakil Ketua KAN Periode 2003-2008 seperti tertuang dalam surat pengunduran diri yang bersangkutan tanggal 7 Februari 2004, disusul pengunduran diri Sdr. H.Muachtar Duamin Dt. Rajo Diaceh, SH pada jabatan yang sama, maka terjadi kekosongan jabatan pengurus (Wakil Ketua KAN)
a. Bahwa untuk kelancaran dan tertibnya organisasi kerapatan adat nagari (KAN) Salayo perlu adanya REVISI Surat Keputusan (SK) susunan dan personalia pengurus KAN Salayo masa bhakti 2003-2008.
b. Bahwa untuk itu perlu dikeluarkan suatu Surat Keputusan (SK) HASIL REVISI jabatan pengurus Kerapatan Adat Nagari Salayo.
MENGINGAT:
a. Anggaran Rumah Tangga (ART) Kerapatan Adat Nagari Salayo tanggal 22 Februari 2003
b Keputusan rapat pleno KAN sebagai pemegang kekuasaan tertinggi pada tanggal 12Januari 2003, berikut hasil musyawarah sidang pleno KAN tanggal 23 Maret 2004 dan hasil Musyawarah Pengurus Inti tanggal 25 Mei 2005.
KERAPATAN ADAT NAGARI SALAYO
KECAMATAN KUBUNG-KAB. SOLOK

Sekretariat: Jln. Lintas Solok – Padang, KM 3 Pasar Salayo.
MEMPERHATIKAN:
Anggaran Rumah Tangga (ART)dan Ketentuan Tata Tertib (Tatib) pemilihan pengurus KAN masa Bhakti 2003 –3008 tanggal 12 Januari 2003 serta saran-saran dan pendapat dalam rapat pleno KAN tanggal 22 Februari 2003, musyawarah sidang pleno KAN tanggal 28 Maret 2004 dan hasil Musyawarah Pengurus Inti tanggal 25 Mei 2005.
MENETAPKAN: KEPUTUSAN PENGURUS INTI TERPILIH SEBAGAI PENYUSUN FORMASI PENGISIAN STRUKTUR KERAPATAN ADAT NAGARI SALAYO PADA TANGGAL 30 FEBRUARI 2003
PERTAMA: Pengurus inti ditambah beberapa anggota KAN lainnya sebagai panitia kecil telah memilih dan menetapkan Sdr YASMIR DT. PUTIH mengisi jabatan Wakil Ketua KAN Periode 2003-2008
KEDUA: Susunan Pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Salayo masa bhakti 2003-2008 adalah sebagaimana terdapat pada lampiran keputusan ini.
KETIGA: Ketetapan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila terdapat kekeliruan dapat ditinjau kembali sebagimana mestinya.
Ditetapkan di: S A L A Y O
Pada Tanggal : 25 MEI 2005
PENGURUS KAN SALAYO
Ketua
M. FARID DT.KAYO
Sekretaris
RUSMEL DT. SATI
Diketahui oleh:
WALI NAGARI SALAYO
MUZNI HAMZAH Malin Sutan





PANORAMA ANGIN BEREMBUS



Sekitar +6 Km dari Kota Solok dan berada di Nagari Aripan Kabupaten Solok, Panorama Angin Berembus merupakan tempat wisata termudah dan termurah di Kabupaten Solok lokasinya yang strategis dan dekat dengan pusat kota merupakan pilihan keluarga diwaktu senggang...!

Dari Panorama Angin Berembus ini kita dapat menyaksikan kekuasaan Pencipta yang tiada tara, keindahan alam Solok terpampang bak lukisan alam yang terpajang dikaki Matahari.! tampak foto diatas, Gunung Talang latar kekuatan alam nan megah terlihat di Panorama Angin Berembus dan foto selanjutnya Danau singkarak terlihat membiru disela pepohonan pinus..!


KABUPATEN SOLOK
Provinsi : Sumatera Barat
Kabupaten : Solok
Ibu Kota : Arosuka
Luas : 7.146 KM2
Jumlah Kecamatan : 14 Kecamatan
Jumlah Danau : 4 Buah
( Danau Singkarak, Danau Diatas, Danau Dibawah, Danau Talang )

Jumlah Gunung : 1 Buah ( Gunung Talang )
Nagari :
Penduduk :+ 500.000 jiwa

Bupati : H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE. MM
Wakil Bupati : Desra Anantanur
Ketua DPRD : Ir. Hilda Osmiati Ubani

Letak Geografis :
001' 20' 27 " - 001' 21' 39" LS
100' 25' 00" - 100' 33' 43" BT

Batas Wilayah :
Utara : Kabupaten Tanah datar
Selatan : Kabupaten Solok Selatan
Barat : Kota Padang Dan Kab. Pesisir Selatan
Timur : Kabupaten Sijunjung


NAGARI DI KABUPATEN SOLOK

Kecamatan Pantai Cermin
1. Nagari Surian
2. Nagari Lolo

Kecamatan Lembah Gumanti
3. Nagari Alahan Panjang
4. Nagari Sungai Nanam
5. Nagari Salimpek
6. Nagari Aie Dingin

Kecamatan Hiliran Gumanti
7. Nagari Sungai Abu
8. Nagari Sariak Alahan Tigo
9. Nagari Talang Babungo

Kecamatan Payung Sekaki
10. Nagari Sirukam
11. Nagari Supayang
12. Nagari Aie Luo

Kecamatan Tigo Lurah
13. Nagari Rangkiang Luluih
14. Nagari Batu Bajanjang
15. Nagari Tanjuang Balik Simiso
16. Nagari Garabak Data
17. Nagari Simanau

Kecamatan Lembang Jaya
18. Nagari Koto Anau
19. Nagari Batu Banyak
20. Nagari Limau Lunggo
21. Nagari Koto Laweh
22. Nagari Salayo Tanang Bukik Sil
23. Nagari Batu Bajanjang

Kecamatan Danau Kembar
24. Nagari Kampuang Batu Dalam
25. Nagari Simpang Tanjuang Nan Iv

Kecamatan Gunung Talang
26. Nagari Cupak
27. Nagari Talang
28. Nagari Sungai Janiah
29. Nagari Koto Gadang Guguak
30. Nagari Koto Gaek Guguak
31. Nagari Jawi-Jawi Guguak
32. Nagari Batang Barus
33. Nagari Aia Batumbuak

Kecamatan Bukit Sundi
34. Nagari Muaro Paneh
35. Nagari Kinari
36. Nagari Parambahan
37. Nagari Dilam
38. Nagari Bukik Tandang

Kecamatan IX Koto Sungai Lasi
39. Nagari Pianggu
40. Nagari Taruang-Taruang
41. Nagari Siaro-Aro
42. Nagari Indudua
43. Nagari Guguak Sarai
44. Nagari Sungai Durian
45. Nagari Bukit Bais
46. Nagari Koto Laweh
47. Nagari Sungai Jambua

Kecamatan Kubung
48. Nagari Gauang
49. Nagari Panyakalan
50. Nagari Saok Laweh
51. Nagari Tanjuang Bingkuang
52. Nagari Gantuang Ciri
53. Nagari Koto Hilalang
54. Nagari Selayo
55. Nagari Koto Baru

Kecamatan X Koto Diatas
56. Nagari Katialo
57. Nagari Tanjuang Balik
58. Nagari Paninjauan
59. Nagari Labuah Panjang
60. Nagari Sulik Aia
61. Nagari Pasilihan
62. Nagari Bukik Kanduang
63. Nagari Kuncia
64. Nagari Siberambang

Kecamatan X Koto Singkarak
65. Nagari Kacang
66. Nagari Tikalak
67. Nagari Singkarak
68. Nagari Sumani
69. Nagari Saniang Baka
70. Nagari Koto Sani
71. Nagari Tanjuang Alai
72 Nagari Aripan

Kecamatan Junjung Sirih
73. Nagari Muaro Pingai
74. Nagari Paninggahan

OBJEK WISATA KABUPATEN SOLOK

DANAU SINGKARAK


Foto saya berlatar belakang danau Singkarak
Danau Singkarak adalah danau Terbesar Kedua di Sumatera Setelah danau Toba di Sumatera Utara, mempunyai luas 107,8 KM2 dan terletak pada ketinggian 362.5 meter dari permukaan laut. Danau singkarak Mempunyai spesies ikan yng hanya ada di Danau Singkarak yaitu "ikan Bilih"...! jadi Danau Singkarak tidak bisa dipisahkan dari ikan bilih makanya apabila anda pergi keDanau Singkarak cicipi juga gorengan / palai ikan bilih...................!

KECAMATAN DI KABUPATEN SOLOK ( 14 )

Kecamatan IX Koto Sungai Lasi

IX Koto Sungai Lasi adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. Terletak di jalan Lintas Sumatera KM 12 dari Kota Solok Adapun nagari yang ada di IX Koto Sunagi Lasi :

1. Nagari Pianggu
2. Nagari Taruang-Taruang
3. Nagari Siaro-Aro
4. Nagari Indudua
5. Nagari Guguak Sarai
6. Nagari Sungai Durian
7. Nagari Bukit Bais
8. Nagari Koto Laweh
9. Nagari Sungai Jambua


Kecamatan X Koto Diatas

X Koto Diatas adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. Dengan Jumlah nagari 9, diantaranya :

1. Nagari Katialo
2. Nagari Tanjuang Balik
3. Nagari Paninjauan
4. Nagari Labuah Panjang
5. Nagari Sulik Aia
6. Nagari Pasilihan
7. Nagari Bukik Kanduang
8. Nagari Kuncia
9. Nagari Siberambang


Kecamatan X Koto Singkarak

X Koto Singkarak adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. nagari yang ada di Kecamatan X Koto Singkarak :

1. Nagari Kacang
2. Nagari Tikalak
3. Nagari Singkarak
4. Nagari Sumani
5. Nagari Saniang Baka
6. Nagari Koto Sani
7. Nagari Tanjuang Alai
8. Nagari Aripan


Kecamatan Bukit Sundi

Bukit Sundi adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. nagari yang ada di Kecamatan Bukit Sundi :

1. Nagari Muaro Paneh
2. Nagari Kinari
3. Nagari Parambahan
4. Nagari Dilam
5. Nagari Bukik Tandang



Kecamatan Danau Kembar

Danau Kembar adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. nagari yang ada di Kecamatan Danau Kembar :

1. Nagari Kampuang Batu Dalam
2. Nagari Simpang Tanjuang Nan Iv



Kecamatan Gunung Talang

Gunung Talang adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Solok. Kecamatan ini terletak di lereng Gunung Talang sehingga pada umumnya berhawa sejuk. Mata pencaharian penduduk pada umumnya adalah bertani, dan sebagian kecil sebagai pedagan (wiraswasta) dan pegawai pemerintah. nagari yang ada di Kecamatan Gunung Talang :

1. Nagari Cupak
2. Nagari Talang
3. Nagari Sungai Janiah
4. Nagari Koto Gadang Guguak
5. Nagari Koto Gaek Guguak
6. Nagari Jawi-Jawi Guguak
7. Nagari Batang Barus
8. Nagari Aia Batumbuak


Kecamatan Hiliran Gumanti

Hiliran Gumanti adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. nagari yang ada di Kecamatan Hiliran Gumanti :

1. Nagari Sungai Abu
2. Nagari Sariak Alahan Tigo
3. Nagari Talang Babungo



Kecamatan Junjung Sirih

Junjung Sirih adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. nagari yang ada di Kecamatan Junjung Sirih :

1. Nagari Muaro Pingai
2. Nagari Paninggahan



Kecamatan Kubung

Kubung adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. nagari yang ada di Kecamatan Kubung :

1. Nagari Gauang
2. Nagari Panyakalan
3. Nagari Saok Laweh
4. Nagari Tanjuang Bingkuang
5. Nagari Gantuang Ciri
6. Nagari Koto Hilalang
7. Nagari Selayo
8. Nagari Koto Baru



Kecamatan Lembah Gumanti

Lembah Gumanti adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. nagari yang ada di Kecamatan Lembah Gumanti :

1. Nagari Alahan Panjang
2. Nagari Sungai Nanam
3. Nagari Salimpek
4. Nagari Aie Dingin


Kecamatan Lembang Jaya

Lembang Jaya adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. Kecamatan Lembang Jaya . nagari yang ada di Kecamatan Lembang Jaya :

1. Nagari Koto Anau
2. Nagari Batu Banyak
3. Nagari Limau Lunggo
4. Nagari Koto Laweh
5. Nagari Salayo Tanang Bukik Sileh
6. Nagari Batu Bajanjang


Kecamatan Pantai Cermin

Pantai Cermin adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. Kecamatan Pantai Cermin terletak di wilayah selatan Kabupaten Solok, berbatasan langsung dengan Kabupaten Solok Selatan. Terdapat 2 buah Nagari (Kelurahan) di kecamatan ini, yaitu

1. Nagari Surian

2. Nagari Lolo.

Ibukota kecamatan terletak d Nagari Surian tepatnya di Jorong Pincuran Tujuah.
Nagari Surian terdiri atas beberapa Jorong (Dusun), diantaranya:
Jorong Pincuran Tujuah, Jorong Tabuah Gadang, Jorong Kulemban, Jorong Tampat, Jorong Suliti, Jorong Jalan Balantai, Jorong Lubuak Rasam. Masing-masing jorong ini diperintah oleh seorang Kepala Jorong.


Kecamatan Payung Sekaki

Payung Sekaki adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. kecamatan ini memiliki satwa khas yaitu ayam kukuak balenggek. Ayam ini memiliki kokok yang bertingkat-tingkat hingga 16 suku kata. ayam ini hanya dapat ditemukan di Kecamatan Payung Sekaki. nagari yang ada di Kecamatan Payung Sekaki :

1. Nagari Sirukam
2. Nagari Supayang
3. Nagari Aie Luo


Kecamatan Tigo Lurah

Tigo Lurah adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. Nagari yang ada di Kecamatan Tigo Lurah :

1. Nagari Rangkiang Luluih
2. Nagari Batu Bajanjang
3. Nagari Simiso
4. Nagari Simanau
5. Nagari Garabak Data

( maaf masih belum lengkap....)




KAB. SOLOK

Kabupaten Solok adalah sebuah kabupaten di provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 7.146 km² dan populasi 500.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Arosuka.
Kabupaten Solok dibentuk berdasarkan UU No. 12 tahun 1956 tentang pembentukan daerah otonom dalam lingkungan propinsi Sumatera Tengah. Dalam UU ini dinyatakan bahwa pusart pemerintahan kabupaten Solok berada di Solok, salah satu nagari dalam kabupaten Solok.
Tahun 1970, ibukota kabupaten Solok ini berubah status menjadi Kotamadya, sehingga pusat pemerintahan kabupaten Solok berada dalam wilayah pemerintahan Kotamadya Solok.
Secara berangsur angsur kemudian pusat pemerintahan kabupaten Solok "digeser" ke Koto Baru, Kecamatan Kubung. Namun seiring dengan perkembangan pemerintahan kemudian, Kotobaru tidak memadai lagi untuk berfungsi sebagai pusat pemerintahan karena beberapa faktor, antara lain:
  • Lahan milik pemerintah yang tersedia sangat terbatas, sehingga tidak mungkin untuk mengembangkan gedung / sarana perkantoran.
  • Lahan masyarakat disekitar Koto Baru adalah sawah yang subur yang didukung oleh irigasi yang baik dan produktivitasnya cukup tinggi, sehingga "sayang" kalau mesti dialih fungsikan untuk menjadi perkantoran pemerintah.
  • Letak Koto Baru tidak berada ditengah tengah wilayah administrasi pemerintahan kabupaten sehingga cukup menyulitkan bgi masyarakat yang berjarak jauh.
  • Karena ketebatasan lahan di Koto Baru, sebagian bangunan perkantoran pemerintah kabupaten Solok masih terdapat dalam wilayah administrasi Kota Solok, sehingga mempersulit koordinasi/konsultasi antar Unit Kerja. Juga terpisahnya perkantoran ini membuat prosedur pelayanan masyarakat menjadi tidak efektif dan efisien.
Tanggal 6 November 1997, diadakan diskusi persiapan pemindahan ibukota kabupaten antara jajaran eksekutif dan legislatif pemerintah kabupaten Solok dengan tokoh tokoh masyarakat dan para perantau di Gedung Solok Nan Indah, Koto Baru. Dari 3 usulan calon ibukota, dalam diskusi ini kemudian disepakati untuk memilih lokasi di Kayu Aro - Sukarami sebagai ibukota kabupaten Solok yang direncanakan. 2 calon yang lain adalah Sungai Nanam di kecamatan Lembah Gumanti dan Muaro Paneh di kecamatan Bukit Sundi.
Lokasi yang dimaksud adalah lahan sekitar 500 Ha yang terletak diperbatasan antara Kayu Aro - Sukarami di pinggir jalan raya Solok - Padang yang merupakan salah satu jalur Lintas Sumatera. Untuk ini kemudian dibuat pembahasan dan perencanaan matang terhadap semua aspek yng menyangkut keberadaan ibukota baru tersebut, seperti aspek sosial ekonomi, aspek geografi dan topografi serta dilengkapi dengan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Terhadap Lingkungan), dimana ditegaskan bahwa pembangunan ibukota ini tidak akan melakukan perubahan ekstrim terhadap kondisi lahan dan bentang alam, menjaga kawasan sekitar dari pengrusakan yang tidak perlu dan mengalokasikan hanya sekitar 40 % dari luas lahan keseluruhan untuk sarana dan prasarana pembangunan...http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok



Keadaan Geografis, Topografis dan Demografis
 
Kabupaten Solok dengan luas 7.084,20 Km2 (708.420 Ha) yang  secara Geografis terletak pada 0 derajat 31 sampai pada 1 derajat 45 derajat Lintang Selatan dan 100 derajat 25 sampai 101 derajat 41 Bujur Timur dengan batas-batas sebagai berikut:
 
• Sebelah Utara  : berbatas dengan Kabupaten Tanah Datar
• Sebelah Timur  : berbatas dengan Kola Sawahlunto dan Kabupaten Sawahlunto Sijunjung.
• Sebelah Selatan  : berbatas dengan Kabupaten Kerinci (Provinsi Jambi).
• Sebelah Barat  : berbatas dengan Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Padang.

 
Secara umum Daerah ini beriklim tropis dengan temperatur bervariasi antara 18 derajat Celsius hingga 30  derajat Celsius, dimana dapat ditemui daerah berhawa panas, sedang dan dingin Dengan ketinggian antara 400 M sampai 1.700 M diatas permukaan laut. Daerah yang mempunyai ketinggian antara 400 sampai 500 M diatas permukaan laut meliputi sekitar 37% dan berada pada ketinggian 500 sampai 1000 M meliputi 34% dan berada pada ketinggian 1000 M sampai 1.700 M diatas permukaan taut sekitar 29%.
Dengan tipografi yang tidak rata, Kabupaten Solok dianuggerahi empat buah Danau yaitu:

1. Danau Singkarak di Kecamatan X Koto Singkarak seluas + 1129,29 Ha.
2. Danau Diatas di Kecamatan Lembah Gumanti seluas + 17,19 Ha.
3. Danau Dibawah di Kecamatan Lembang Jaya seluas + 16,83 Ha dan
4. Danau Talang di Kecamatan Lembang Jaya + 1,9 Ha

 
Danau-danau itu adalah jadi sumber hidup Petani Nelayan dan sumber pengairan sawah juga  merupakan asset wisata yang oleh  para wisatawan mancanegara maupan domestik.
Selain hanya den hutan dan Danau, Kabepaten Solok juga memiliki 34 ruas sungai besar dan sungai kecil. Keberadaan sungai-sungai  tersebut sangat bermanfaat bagi kehidupan manyarakat tetapi juga mendatangkan bahaya, karena hampir setiap tahun meagakibatkan banjir atau longsor yang dapat menimbulkan korban tak sedikit. Banjir dan longsor ini selain karena labilnya tanah, juga karena tingginya curah hujan.
Oleh karena keketinggian bervariasi, maka tingkat curah hujan juga berbeda Curah hujan tertinggi terdapat di Kecamatan Sungai Pagu 5.774 mm dengan hari hujan 153 hari dalam setahun, dan terendah di Saningbakar 1.189 mm dengan jumlah hari hujan rata-rata 99 hari pertahun.
Perbedaam iklim yang cukup tajam antara satu kawasan dengan kawasan lain membuat kondisi Sumber Daya Alam juga saling berbeda. Di Solok Bagian Utara yang rata-rata lebih rendah, tanahnya juga tidak terlalu subur, tanah berbatuan dan kering membuat penduduknya tebih banyak merantau meninggalkan kampung halamannya, misalnya Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, X Koto Diatas, X Koto Singkarak dan Junjung Sirih, sementara di bagian tengah arah ke selatan tertetak pada dataran tinggi, bercurah hujan tinggi dan tanahnya lebih subur, mulai dari Kecamatan Gunang Talang, Lembah Gumanti, Lembang Jaya. Payung Sekaki dan Pantai Cermin, karena itu pada bagian tengah merupakan daerah penghasil komoditas sayuran seperti kol, bawang, kentang, cabe dan sayur mayur lainnya, sedangkan untuk wilayah setatan seperti Sungai Pagu dan Sangir sebagian daerahnya sudah berada pada dataran sedang dan rendah sehingga cocok untuk komoditi perkebunan seperti sawit, teh, kopi dan sebagainya.
 
Dari jumlah penduduk tersebut, sekitar 73% memiliki mata pencaharian di sektor pertanian, menyusul sektor perdagangan 9,2% , Pegawai Negeri 7,25%, jasa dan industri 5,36% dan dilapangan penghidupan lain-lain 5,19%.
 
Kepadatan penduduk perkecamatan sangat bervariasi dan dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya maka terdapat angka laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,6% pertahun.
 
Sumber : http://www.soloknet.itgo.com

JoEYUNG. Diberdayakan oleh Blogger.

map solok

map solok