<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162</id><updated>2012-02-16T15:33:21.159-08:00</updated><title type='text'>Ranah - Ku ( Kabupaten Solok )</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-5828087632937035158</id><published>2010-12-30T07:23:00.000-08:00</published><updated>2010-12-30T07:27:15.772-08:00</updated><title type='text'>TATA RUANG TRADISIONAL NAGARI SELAYO</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Witrianto&lt;a href="http://witrianto.blogdetik.com/Dokumen%20Pribadi/Karya%20Pribadi/Artikel%20Populer/Tata%20Ruang%20Tradisional%20Nagari%20di%20Minangkabau.rtf#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Salah satu syarat pemukiman modern  adalah adanya tata ruang yang menjadi salah satu landasan pembangunan di  suatu kawasan tertentu. Dengan adanya tata ruang, pemerintah daerah  menjadi lebih mudah mengambil kebijakan-kebijakan dalam merencanakan  pembangunan di daerahnya. Dari tata ruang yang disusun tersebut dapat  diketahui daerah mana yang akan diperuntukkan untuk menjadi tempat  pemukiman, perkantoran, industri, perdagangan, pendidikan, lahan  pertanian, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Sejalan dengan konsep  pemukiman modern tersebut, orang Minangkabau secara tradisional  ternyata juga mempunyai tata ruang dalam membangun nagari. Dalam tata  ruang yang disusun oleh para pendiri nagari tersebut ditetapkanlah  lokasi yang diperuntukkan sebagai tempat pemukiman yang biasanya juga  sekaligus sebagai pusat nagari. Daerah sekitar pusat nagari yang dapat  dijangkau oleh air dijadikan sebagai daerah persawahan ayau “hutan  rendah” dan daerah yang tidak bisa dijangkau oleh air dijadikan sebagai  daerah perladangan atau “hutan tinggi”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Lokasi yang ditetapkan sebagai  tempat pemukiman kemudian dibagi-bagi sesuai dengan jumlah suku dan kaum  yang ada dalam nagari tersebut. Hal ini dimaksudkan supaya semua warga  suku yang ada di nagari tersebut memiliki tanah ulayat masing-masing.  Luas tanah ulayat yang dimiliki oleh masing-masing suku disesuaikan  dengan jumlah warga suku dan kekuasaan yang dimiliki oleh suku tersebut.  Suku yang memiliki kekuasaan yang lebih besar secara tradisional  biasanya didasarkan pada masa kedatangan suku tersebut ke dalam nagari  tersebut. Suku yang datang lebih dahulu akan memiliki kekuasaan yang  lebih besar dari suku yang datang lebih belakangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Salah satu contoh tata ruang  tradisional masyarakat Minangkabau yang bisa dikatakan sebagai contoh  ideal adalah tata ruang tradisional Nagari Salayo yang terletak di  Kubuang Tigo Baleh Kabupaten Solok. Pola pemukiman masyarakat Salayo  adalah pola melingkar dan mengelompok. Pola ini ditandai dengan adanya  pusat pemukiman yang merupakan pusat nagari yang dikelilingi oleh “hutan  rendah” dan “hutan tinggi”. Hutan rendah adalah daerah pertanian yang  dapat dijangkau oleh air, daerah ini kemudian dijadikan sebagai sawah  dengan tanaman utamanya padi. Hutan tinggi adalah daerah pertanian yang  tidak terjangkau oleh air, sehingga kemudian dijadikan sebagai ladang  atau dalam istilah setempat disebut &lt;i&gt;“parak”.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pusat Nagari Salayo terletak di  bekas Jorong Salayo Ateh dan Salayo Baruh yang sekarang menjadi Jorong  Galanggang Tangah setelah bergabung dengan Jorong Subarang pada waktu  dilakukan Penataan Desa di Sumatera Barat pada tahun 1990. Sebelum  Nagari Salayo menjadi sebuah pemukiman, &lt;i style="color: blue;"&gt;&lt;u&gt;P&lt;/u&gt;&lt;u&gt;en&lt;/u&gt;&lt;u&gt;ghulu Nan Batujuah beserta  Tuanku Nan Batigo&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;u style="color: blue;"&gt;&lt;i&gt;telah membuat rancangan tata ruang bagi pemukiman  warganya. Hal ini dilandasi oleh pemikiran bahwa penduduk Nagari Salayo  terdiri dari kelompok-kelompok sapruik, sakaum, dan &lt;/i&gt;&lt;i&gt;sasuku.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tata ruang Nagari Salayo yang  disusun oleh Ninik Nan Sapuluah tersebut merupakan tata ruang yang  sangat baik dan tidak kalah dengan tata ruang yang dikembangkan oleh  ahli tata ruang modern dewasa ini. Hal ini menunjukkan ketinggian budaya  nenek moyang orang Minangkabau.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pusat Nagari Salayo memanjang  sekitar 1,5 km dari selatan ke utara dan berbatasan dengan Nagari  Kotobaru di selatan dan Nagari Solok di utara. Di sebelah barat pusat  nagari dipisahkan oleh hamparan sawah yang luas dengan Jorong Munggu  Tanah dan Jorong Sawah Sudut. Di sebelah timur pusat nagari dipisahkan  oleh Sungai Batang Lembang dengan Jorong Subarang. Wilayah pusat nagari  ini terbagi atas tiga bagian yaitu Kapalo Koto yang terletak  bersebelahan dengan Nagari Kotobaru di selatan, Tangah Koto, dan Ikua  Koto yang terletak bersebelahan dengan Nagari Solok di utara. Tangah  Koto merupakan pusat pemukiman yang terpadat, di sinilah pusat aktivitas  kehidupan bernagari dilaksanakan yang ditandai dengan adanya sejumlah  bangunan penting yang merupakan lambang keberadaan sebuah nagari,  seperti pasar nagari, kantor wali nagari, balai adat, kantor Badan  Perwakilan Anak Nagari (BPAN), masjid raya, dan sekarang juga dilengkapi  dengan sebuah puskesmas bertingkat yang berdiri megah persis di pusat  nagari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tata ruang yang diciptakan oleh  Ninik Nan Sapuluah Nagari Salayo tersebut dimulai dengan membuat sebuah  jalan utama yang membelah pusat nagari menjadi dua bagian, yaitu Jorong  Salayo Ateh yang terletak di sebelah barat dan Jorong Salayo Baruah yang  terletak di sebelah timur. Jalan ini pada masa pemerintahan Belanda  dijadikan sebagai jalan raya yang menghubungkan Kota Solok dengan Kota  Padang. Selanjutnya di kedua jorong tersebut dibangun jalan yang tegak  lurus dan sejajar dengan jalan besar tersebut yang bertujuan untuk  mengelompokkan penduduk berdasarkan sukunya. Dengan adanya jalan-jalan  tersebut, batas kepemilikan tanah tiap suku menjadi jelas sehingga tidak  terdengar adanya perselisihan warga antar-suku mengenai batas tanah di  nagari Salayo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jalan yang tegak lurus dengan jalan  utama yang membagi dua pusat nagari di Salayo Ateh mulai dari selatan  ke utara berturut-turut adalah Jalan Rumah Potong, Jalan Andaleh, Jalan  Ampek Ninik, Jalan Nurul Falah, Jalan Kampai, Jalan Masjid Raya, dan  Jalan Munggu Tanah. Yang sejajar dengan jalan utama adalah Jalan Kelok  Sembilan, Jalan Piliang, Jalan Mesjid Raya dari arah Andaleh, dan Jalan  Lubuk Batang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Di Jorong Salayo Baruah, jalan yang  tegak lurus dengan jalan utama mulai dari selatan ke utara  berturut-turut adalah Jalan Badenah, Jalan Tapi Aia, Jalan Labong, Jalan  Caniago, Jalan Kalampaian, Jalan Tampuniak, dan Jalan Saribulan. Yang  sejajar dengan jalan utama adalah Jalan Bintang Jaya, Jalan Simpang  Ampek, dan Jalan Tapi Batang Aia (Sungai) Batang Lembang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jalan-jalan yang ada di Nagari  Salayo tersebut tidak ada yang buntu, semuanya bersambung atau mempunyai  simpang dengan jalan yang lainnya. Di Salayo Baruah, jalan yang tegak  lurus dengan jalan utama semuanya menuju ke Sungai Batang Lembang,  sedangkan di Salayo Ateh jalan yang tegak lurus dengan jalan utama  semuanya menuju ke pincuran tempat mandi yang terdapat di surau-surau  atau masjid yang ada di Salayo. Jalan yang diciptakan oleh nenek moyang  orang Salayo yang semuanya ternyata mengarah ke sumber air menunjukkan  bahwa orang Salayo tidak bisa lepas dari air yang digunakan untuk mandi,  mencuci, memasak, berwudhu untuk shalat, dan untuk pengairan sawah dan  kolam ikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jorong-jorong lainnya di Salayo,  yang semula terdiri dari 13 jorong, kecuali Jorong Subarang yang  terletak di sebelah timur, 10 jorong lainnya terletak di sebelah barat  pusat nagari. Jorong-jorong tersebut adalah Munggu Tanah, Parak Gadang,  Sawah Kandang, Sawah Sudut, Padang Kunik, Sumur Belimbing, Kubur  Harimau, Lurah Ateh, Lurah Baruh, dan Pakan Sinayan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jorong-jorong tersebut semula  merupakan daerah pertanian warga Salayo yang kemudian berkembang menjadi  pemukiman setelah kedatangan penduduk pendatang dari berbagai nagari di  sekitar Danau Singkarak, seperti Sulit Air, Kacang, Simawang,  Pasilihan, Paninggahan, dan Saniangbaka. Pendatang lainnya juga banyak  yang berasal dari &lt;i&gt;Mudiak&lt;/i&gt;, sebuatan orang Salayo untuk  nagari-nagari yang terletak di selatan Salayo, yaitu Bukit Sileh, Talang  Babungo, Garobak Data, dan Sirukam.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Di samping para pendatang, penduduk  asli Selayo banyak juga yang kemudian bermukim di jorong-jorong luar  pusat nagari. Mereka adalah para petani yang menggarap lahan pertanian  di daerah tersebut. Untuk menghemat waktu dan tenaga mereka kemudian  membuat pondok di lahan pertanian mereka yang mereka tinggali ketika  pekerjaan di sawah atau ladang sedang banyak. Lama-kelamaan pondok  tersebut kemudian mereka jadikan sebagai rumah tempat tinggal permanen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sampai sekarang, penduduk asli yang  tinggal di luar pusat nagari jika mengunjungi kerabatnya yang tinggal  di pusat nagari, mereka menyebutnya “&lt;i&gt;pai pulang”&lt;/i&gt; (pergi  pulang), karena asal mereka memang dari pusat nagari. Berbeda halnya  dengan penduduk pendatang, jika pergi ke pusat nagari mereka menyebutnya  “&lt;i&gt;pai ka Salayo”&lt;/i&gt; (pergi ke Selayo), walaupun tempt tinggal  mereka pun sebenarnya masih merupakan bagian dari Nagari Salayo.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;SUMBER&lt;/i&gt; : &lt;span lang="IN"&gt;Witrianto&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Penulis adalah staf pengajar Jurusan Sejarah Fakultas  Sastra Universitas Andalas Padang&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://witrianto.blogdetik.com/2010/12/10/tata-ruang-tradisional-nagari-selayo/"&gt;http://witrianto.blogdetik.com/2010/12/10/tata-ruang-tradisional-nagari-selayo/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-5828087632937035158?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/5828087632937035158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2010/12/tata-ruang-tradisional-nagari-selayo.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/5828087632937035158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/5828087632937035158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2010/12/tata-ruang-tradisional-nagari-selayo.html' title='TATA RUANG TRADISIONAL NAGARI SELAYO'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-7392814545815297166</id><published>2010-12-28T00:45:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T01:01:44.527-08:00</updated><title type='text'>Nagari Cupak</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;pre style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Nagari cupak terletak di lereng kaki gunung&lt;br /&gt;talang pada ketinggian 800 meter dari permukaan laut,&lt;br /&gt;yang berjarak kira-kira 54km dari arah padang ibukota&lt;br /&gt;Propinsi Sumatra Barat dan 11 kilometer Ibukota&lt;br /&gt;Kabupaten Solok&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;     Cupak secara adat, Yang dikatakan cupak secara&lt;br /&gt;adat dan yang juga menyatakan batas-batas dan luas&lt;br /&gt;daerahnya cupak adalah Batumpuek tigo (dibagi dalam 3&lt;br /&gt;tumpuk), Bataratak ampek (daerah setinggkat dibawah&lt;br /&gt;dusun,dilingkungan guguek (nama tempat yang diberikan&lt;br /&gt;oleh orang tua-tua dulu)nan sembilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Adapun Uraiannya adalah :&lt;br /&gt;Batumpuek Tigo :&lt;br /&gt;- Tumpuek Mudiek (atas)&lt;br /&gt;- Tumpuek Tangah (Tengah)&lt;br /&gt;- Tumpuek Sungai Rotan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bataratak Ampek &lt;br /&gt;- Taratak Padang Dama&lt;br /&gt;- Taratak Pasa Usang/Guguek Jaik&lt;br /&gt;- Taratak Sawah Taluek&lt;br /&gt;- Taratak Tangah Padang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guguek Nan Sambilan&lt;br /&gt;- Guguek Bayue&lt;br /&gt;- Guguek Cegak&lt;br /&gt;- Guguek Landuek&lt;br /&gt;- Guguek Niue&lt;br /&gt;- Guguek Malintang&lt;br /&gt;- Guguek Jaik&lt;br /&gt;- Guguek Rantau&lt;br /&gt;- Guguek Cino&lt;br /&gt;- Guguek Karamuntiang&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ronal Chandra  &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; Rantau Net&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Tambo Nagari Cupak&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="entry" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Suku yang pertama menempati Cupak adalah suku melayu dan suku sikumbang yang datang dari Luhak Tanah Datar. Awalnya mereka bermukim di Sawah XIV, di selatan nagari Koto Baru sekarang. Dari Sawah XIV mereka terus menyebar ke Sawah Laweh dan Air Angek Gadang. Terus berlanjut hingga Tanjung Limau Purut. Disinilah akhirnya mereka mendirikan kerajaan Tanjung Limau Purut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Raja mereka bergelar Tuanku Rajo Disambah, kalau tidak salah gelar ini sama dengan gelar raja di Sungai Pagu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kerajaan ini sezaman dengan kerajaan Pariangan, di Padang Panjang. Yang diangkat sebagai raja adalah dari suku Melayu. Mungkin karena mereka mayoritas diantara suku-suku yang ada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Seorang raja didampingi oleh pembesar yang jumlahnya empat orang yang disebut sebagai Gadang nan Barampek (pembesar yang berempat) yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Rajo      Tuo (melayu)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Rajo      Bandaro&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Rajo      bagindo (melayu)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Rajo      Padang (sikumbang).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di kemudian hari melayu ini diidentifikasi sebagai melayu mudik dan sikumbang dengan sikumbang gadang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kemudian menyusul datang suku-suku Jambak, dan melayu tangah. Juga Piliang, melayu sigalabuak, parak laweh dan caniago.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada masa terjadinya perpindahan pusat kekuasaan di Luhak Tanah Datar dari Pariangan ke Bungo Satangkai, maka di Tanjung Limau Purut juga terjadi pertukaran kekuasaan dari Tuanku Rajo Disambah ke Datuk Yang Dipatuan disebabkan oleh tidak adanya calon raja dari fihak keluarga Tuanku Rajo disambah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Maka terjadi perubahan pula pada struktur pemerintaha yaitu dari empat pembesar menjadi dua bendahara plus tiga pembesar yang dikenal dengan Bandaro nan duo gadang nan batigo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mereka terdiri dari :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dt.      Bandaro Sati (Caniago)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dt.      Bandaro Kutianyia (Jambak korong Kutianyia)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dt.      Mudo (Piliang)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dt.      Basa (Sikumbang)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dt.      Kayo (Jambak, bukan penghulu)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tampak disini bahwa kerajaan tidak lagi hanya didominasi oleh suku Melayu melainkan sudah diiisi oleh semua unsur suku yang ada. Namun raja tetap dipegang oleh suku melayu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketika kerajaan Pagaruyung berdiri di Bukit Batu patah menggantikan Bungo Satangkai, maka juga mempengaruhi keadaan politik di Tanjung Limau Purut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tanjung Limau Purut kembali diambil alih oleh dinasti Tuanku Rajo Disambah. Pusat pemerintahan juga dipindahkan ke Tumpuk Mudik. Disinilah sejarah nagari Cupak dimulai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tanjuang Limau Purut melakukan pemekaran wilayah. Tanjung Limau Purut sendiri selanjutnya disebut sebagai Cupak saja, sesuai fungsinya sebagai Cupak Nan Usali atau Cupak Pusako.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sementara Air Nanam sebagai Gantang yang kemudian mendirikan Nagari Salayo bersama penduduk Padang Kunik. Penduduk Air Nanam bersama penduduk padang Sabaleh mendirikan Nagari Gantang Suri yang kemudian terkenal dengan nama Gantuang Ciri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Didalam lembaga adat Tanjung Limau Purut (Cupak) berfungsi sebagai Cupak Galeh (takaran perdagangan), sementara Air Nanam berfungsi sebagai Cupak gantang (ekonomi).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada waktu Pagaruyung diperintah oleh DYD (Yang Dipertuan) Tuanku Maharajo Sati, Cupak Pusako berganti nama menjadi Cupak Usali. Dan sudah terdapat 13 suku di nagari Cupak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada masa Raja Tuanku Maharajo Satu yang kedua yaitu Dewang Sari Deowano mengirim Puti Pinang Masak untuk meneruskan keturunan keluarga Tuanku Rajo Disambah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Puti Pinang Masak adalah putri dari Puti Tabur Urai yang kedua yang sudah dikirim Pagaruyung sebelum ke wilayah Kinari. Suami Puti Tabur Urai adalah Sang Hyang Indo Rajodeo, yang tak lain adalah adik dari Yang Dipertuan Besar Tanah Sang Hyang (Sangiang/Sangir), Sang Hyang Rani Indopuro, permaisuri Raja Pagaruyung Yang Dipertuan Rajo Bagindo (Dewang Ramowano), pendahulu Tuanku Marajo Sati yang kedua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pemerintahan Tuanku Rajo Usali&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebenarnya gelar Tuanku Rajo Usali ini adalah gelar bagi Raja Cupak yang dianugerahkan oleh Raja Pagaruyung tapi Raja yang memerintah Cupak waktu belum mau memakai gelar tsb melainkan masih memakai gelar Tuanku Rajo Disambah.&amp;nbsp; Kemudian salah seorang anak dari Puti Pinang Masak yang menikah dengan putri Raja Cupak baru memakai gelar Tuanku Rajo Usali yang pertama kali walaupun Tuanku Rajo Disambah waktu itu masih hidup. Istri raja Tuanku Rajo usali waktu itu adalah suku Sikumbang. Dan tempat kediamannya dinamai sesuai daerah asal di pagaruyung yaitu Gudam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kemudian hari diketahui ada tujuh orang raja penyandang gelar Tuanku Rajo Usali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="navigation" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="alignleft" style="font-size: small;"&gt;« &lt;a href="http://lubukgambir.wordpress.com/2010/03/01/sutan-muhammad-taufik-thaib-tuanku-mudo-mangkuto-alam/" rel="prev"&gt;Sutan Muhammad Taufik Thaib Tuanku Mudo Mangkuto&amp;nbsp;Alam&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span class="alignright" style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://lubukgambir.wordpress.com/2010/03/01/tambo-banda-sapuluh/" rel="next"&gt;Tambo Banda&amp;nbsp;Sapuluh&lt;/a&gt; »&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="navigation" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="navigation" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="alignright" style="font-size: small;"&gt;Mohon Pencerahan &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;nbsp; untuk kebenaran Tambo diatas &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; JoEYUNG&lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;pre style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-7392814545815297166?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/7392814545815297166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2010/12/nagari-cupak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/7392814545815297166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/7392814545815297166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2010/12/nagari-cupak.html' title='Nagari Cupak'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-5335422720354581853</id><published>2010-12-28T00:36:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T00:36:33.203-08:00</updated><title type='text'>Masjid Tuo Kayu Jao</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/TRmhcQF0mwI/AAAAAAAAAag/UwPQUy5qZCA/s1600/24624752.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/TRmhcQF0mwI/AAAAAAAAAag/UwPQUy5qZCA/s320/24624752.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mesjid Tuo Kayu Jao&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Agama Islam di Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat ternyata telah berkembang sejak abad ke-16. Hal itu dibuktikan dengan telah berdirinya Masjid Tuo yang berada di Jorong Kayu Jao Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang. Masjid beratap ijuk yang didirikan oleh beberapa ulama daerah tersebut tetap dijaga keasliannya hingga kini. Di sebelah masjid terdapat sebuah tabuh (bedug) yang diyakini seumur dengan masjid tersebut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Di samping keasliannya yang tetap terjaga hingga kini, arsitekturnya sangat identik dengan Masjid Demak di Banten yang atapnya juga bersusun tiga. Namun dari beberapa segi, Masjid Tuo Kayu Jao memiliki beberapa keunggulan. Terutama dari segi filosofis dan isyarat-isyarat pada bangunan tersebut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Atapnya yang terbuat dari ijuk melambangkan desain rumah adat Minangkabau yaitu Rumah Gadang. Di bagian mihrab (mimbar dan tempat imam, red) juga diberi gonjong seperti Rumah Gadang. Jumlah tiangnya sebanyak 27 buah yang melambangkan enam suku yang masing-masing terdiri dari ampek jinih (empat unsur pemerintahan adat) sehingga jumlahnya 24 bagian. Ditambah tiga unsur dari agama yaitu khatib, imam dan bilal, sehingga jumlahnya menjadi 27. Aroma kuatnya agama Islam di daerah tersebut juga tergambar dari jumlah jendelanya yang 13 buah. Ini untuk mengisyaratkan rukum Shalat yang 13 macam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Menurut seorang tokoh masyarakat setempat Alius Sutan Pamuncak, di awal pembangunan masjid tersebut hingga beberapa tahun lalu, pola bangunan yang tidak memakai paku masih dipertahankan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;“Beberapa tahun lalu kita masih bisa melihat bangunan tersebut tetap kokoh meski tidak satu bagian pun yang dipaku. Tapi hanya menggunakan pasak di setiap sambungannya. Namun hal itu sedikit berubah setelah dilakukan pemugaran beberapa tahun lalu. Namun yang jelas ciri khas masjid yang memakai ijuk dengan desain aslinya tetap dijaga,” ungkapnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Alius juga mengungkapkan sebagai sebuah kebanggaan dan situs cagar budaya, mesjid tersebut dijadikan sebuah bukti bahwa di Nagari Batang Barus dan Kabupaten Solok secara umum, Islam telah berkembang sejak 400 tahun lalu. Hal ini menurutnya menjadi cerminan masyarakat yang memegang teguh agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;“Ini merupakan satu penanda bahwa penduduk daerah ini telah menerapkan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Hal ini juga didukung dengan banyaknya isyarat-isyarat pada bangunan masjid yang menggambarkan paduan serasi antara adat dan agama. Ini adalah sebuah kebanggaan bagi negeri kami,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Lebih lanjut Alius mengungkapkan bahwa dalam perkembangannya sebagai tempat pariwisata yang ramai dikunjungi, wisata religi yang ditawarkan masjid tersebut sangat memukau pengunjung. Hal itu menurutnya tidak hanya dari segi arsitektur bangunan yang unik, tapi juga dari kondisi alam yang memiliki topografi menawan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;“Masjid ini berada di lokasi yang berhawa sejuk dan dikelilingi oleh perkebunan teh. Di samping itu, kontur wilayahnya sangat memukau. Terdiri dari lurah dan bukit yang saling bertaut dan berkombinasi sempurna,” pungkasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;(rijal islamy-padang today)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;http://www.sumbarprov.go.id/detail.php?id=259 &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-5335422720354581853?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/5335422720354581853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2010/12/masjid-tuo-kayu-jao.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/5335422720354581853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/5335422720354581853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2010/12/masjid-tuo-kayu-jao.html' title='Masjid Tuo Kayu Jao'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/TRmhcQF0mwI/AAAAAAAAAag/UwPQUy5qZCA/s72-c/24624752.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-824215590999601400</id><published>2009-10-07T20:03:00.000-07:00</published><updated>2009-10-07T20:26:03.516-07:00</updated><title type='text'>GEMPA SUMBAR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumbar gempa lagi, Ranah Minang menagis lagi. Pada Hari Rabu, 30 September 2009 pada jam 17.16 WIB. dengan kekuatan 7,6 SR pada koordinat 00,84 LS&amp;nbsp; - 99,65. 57 KM Barat Daya Pariaman di kedalaman 71 KM, gempa ini juga dirasakan di Medan, Jambi, Pekanbaru dan beberapa daerah lainya di Sumatera bahkan dirasakan juga di Johor Baru Malaysia Dan Singapura.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gempa susulan terjadi pada jam 17.38 WIB dengan kekuatan 6,2 SR koordinat 0,72 LS - 99,94 BT pada kedalaman 110 KM, lokasi 22 KM Barat daya Pariaman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belum terhitung kerugian yang diakibatkan gempa 7,6 SR tersebut hanya sampai saat ini sudah tercatat sekitar 145 orang meninggal dunia di Padang, 62 di Pariaman dan 2 orang di Solok . diperkirakan sekitar 2000 orang masih terperangkap dibawah reruntuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk akses Jalan kepadang dari Padang Panjang masih terputus dan untuk menuju Padang&amp;nbsp; harus Menempuh jalur Solok,&amp;nbsp; untuk Listrik masih terputus dan jaringan telekomunikasi masih terganggu.! untuk kegiatan perekonomian di Kota Padang sendiri bisa dikatakan lumpuh Total dan masyarakat kesulitan untuk mencari bahan makanan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber / selengkapnya :&amp;nbsp;&lt;a href="http://sy-pro.blogspot.com/2009/09/gempa-sumbar.html%20"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://sy-pro.blogspot.com/2009/09/gempa-sumbar.html"&gt;http://sy-pro.blogspot.com/2009/09/gempa-sumbar.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Gempa Sumbar II : &lt;a href="http://sy-pro.blogspot.com/2009/10/foto-gempa-sumbar.html"&gt;http://sy-pro.blogspot.com/2009/10/foto-gempa-sumbar.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info Gempa Sumbar :&amp;nbsp;&lt;a href="http://sy-pro.blogspot.com/2009/10/info-gempa-sumbar.html"&gt;http://sy-pro.blogspot.com/2009/10/info-gempa-sumbar.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info Gempa Sumbar II : &lt;a href="http://sy-pro.blogspot.com/2009/10/info-gempa-padang.html"&gt;http://sy-pro.blogspot.com/2009/10/info-gempa-padang.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info Gempa Sumbar III : &lt;a href="http://sy-pro.blogspot.com/2009/10/info-gempa-sumbar-iii.html"&gt;http://sy-pro.blogspot.com/2009/10/info-gempa-sumbar-iii.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-824215590999601400?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/824215590999601400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/10/gempa-sumbar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/824215590999601400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/824215590999601400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/10/gempa-sumbar.html' title='GEMPA SUMBAR'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-4902679081666210117</id><published>2009-09-12T03:02:00.000-07:00</published><updated>2009-09-12T03:18:27.179-07:00</updated><title type='text'>Jorong di Kabupaten Solok</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KABUPATEN SOLOK  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I. KECAMATAN PANTAI CERMIN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI SURIAN              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG JALAN BALANTAI         &lt;br /&gt;- JORONG SULITI             &lt;br /&gt;- JORONG GADUANG             &lt;br /&gt;- JORONG KULEMBAN             &lt;br /&gt;- JORONG LUBUK RASAM         &lt;br /&gt;- JORONG DALAM KOTO             &lt;br /&gt;- JORONG BELAKANG PASA         &lt;br /&gt;- JORONG LADANG PADI             &lt;br /&gt;- JORONG PASA SURIAN             &lt;br /&gt;- JORONG KOTO TINGGI             &lt;br /&gt;- JORONG TAMBANG             &lt;br /&gt;- JORONG KAYU MANANG         &lt;br /&gt;- JORONG ULU SG. INDARUNG SURIAN &lt;br /&gt;- JORONG TAMPAT             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.NAGARI LOLO                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG BANTO MUDIN             &lt;br /&gt;- JORONG BANTO HILIE             &lt;br /&gt;- JORONG ULU LOLO             &lt;br /&gt;- JORONG PINTU RIMBO             &lt;br /&gt;- JORONG PASA LOLO             &lt;br /&gt;- JORONG LB. BATU KUNING         &lt;br /&gt;- JORONG MUARO PISAU HILANG     &lt;br /&gt;- JORONG PISAU HILANG             &lt;br /&gt;- JORONG ULU PISANG HILANG         &lt;br /&gt;- JORONG AIE DALIEK             &lt;br /&gt;- JORONG AIE JANIAH             &lt;br /&gt;- JORONG SUNGAI INDARUNG         &lt;br /&gt;- JORONG MUARO SUNGAI INDARUNG &lt;br /&gt;- JORONG ULU SUNGAI INDARUNG &lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;                        &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;II. KECAMATAN LEMBAH GUMANTI  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI AIA DINGIN                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KOTO             &lt;br /&gt;- JORONG DATA             &lt;br /&gt;- JORONG AIE SONSANG             &lt;br /&gt;- JORONG CUBADAK             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI SALIMPAT                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG TARATAK BARU         &lt;br /&gt;- JORONG SALIMPAT             &lt;br /&gt;- JORONG TANJUNG BALIK         &lt;br /&gt;- JORONG LIPEK PAGEH             &lt;br /&gt;- JORONG AIE ABU             &lt;br /&gt;- JORONG KAYU ARO             &lt;br /&gt;- JORONG KOTO BARU                                         &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. NAGARI ALAHAN PANJANG              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG ALAHAN PANJANG         &lt;br /&gt;- JORONG GALAGAH             &lt;br /&gt;- JORONG TARATAK TANGAH         &lt;br /&gt;- JORONG TARATAK GALUNDI         &lt;br /&gt;- JORONG USAK             &lt;br /&gt;- JORONG PANGGALIAN KAYU         &lt;br /&gt;- JORONG TALUAK DALAM         &lt;br /&gt;- JORONG BATU PUTIAH             &lt;br /&gt;- JORONG BATANG HARI             &lt;br /&gt;- JORONG PADANG LAWEH                                     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. NAGARI SUNGAI NANAM              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG PASAR             &lt;br /&gt;- JORONG KOTO             &lt;br /&gt;- JORONG LIPEK PAGEH             &lt;br /&gt;- JORONG SAPAN MUNGGU TIGO     &lt;br /&gt;- JORONG TARATAK TANGAH         &lt;br /&gt;- JORONG LIMAU PURUT             &lt;br /&gt;- JORONG LEKOK BATU GADANG     &lt;br /&gt;- JORONG RIMBO DATA             &lt;br /&gt;- JORONG SARIAK BAYANG         &lt;br /&gt;- JORONG PARAK TABU             &lt;br /&gt;- JORONG AIR SANAM             &lt;br /&gt;- JORONG TARATAK PAUH         &lt;br /&gt;- JORONG PAKAN SABTU     &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;III. KECAMATAN HILIRAN GUMANTI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI SUNGAI ABU                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG LUBUAK MUARO         &lt;br /&gt;- JORONG SUNGAI KALUANG         &lt;br /&gt;- JORONG SUNGAI BATARAK         &lt;br /&gt;- JORONG BALAI GARABAK         &lt;br /&gt;- JORONG PANASAHAN             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI SARIAK ALAHAN TIGO          &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG SARIK ATEH             &lt;br /&gt;- JORONG SARIK BAWAH             &lt;br /&gt;- JORONG TALAOK             &lt;br /&gt;- JORONG SANGAI PANGALEK         &lt;br /&gt;- JORONG SIANGGAI-ANGGAI         &lt;br /&gt;- JORONG TARATAK TELENG         &lt;br /&gt;- JORONG PINTI KAYU             &lt;br /&gt;- JORONG LURAH GADANG                                     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. NAGARI TALANG BABUNGO              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG TALANG BARAT         &lt;br /&gt;- JORONG TALANG TIMUR         &lt;br /&gt;- JORONG BULAKAN             &lt;br /&gt;- JORONG TARATAK JARANG         &lt;br /&gt;- JORONG SILANJAI             &lt;br /&gt;- JORONG TARATAK DAMA         &lt;br /&gt;- JORONG TABEK         &lt;br /&gt;                               &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IV. KECAMATAN PAYUNG SEKAKI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI SIRUKAM                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KUBANG NAN DUO         &lt;br /&gt;- JORONG LUBUAK PULAI         &lt;br /&gt;- JORONG KOTO TINGGA             &lt;br /&gt;- JORONG GANTIANG             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI SUPAYANG                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KUBANG NAN RAOK         &lt;br /&gt;- JORONG RUMAH GADANG         &lt;br /&gt;- JORONG KOTO KUBANG         &lt;br /&gt;- JORONG TIAGAN             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. NAGARI AIE LUO                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG RUMAH PANJANG         &lt;br /&gt;- JORONG TANAH SIRAH             &lt;br /&gt;- JORONG KIPEK             &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                           &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;V. KECAMATAN TIGO LURAH  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI RANGKIANG LULUIH              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG TAPAK KUDO             &lt;br /&gt;- JORONG BANCAH LAWEH         &lt;br /&gt;- JORONG BUAH DAMA             &lt;br /&gt;- JORONG SUNGAI ABANG         &lt;br /&gt;- JORONG SAPAN             &lt;br /&gt;- JORONG KAPUJAN             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI BATU BAJANJANG&lt;/span&gt;             &lt;br /&gt;- JORONG KAMPUANG TANGAH     &lt;br /&gt;- JORONG PANGKA PULAI         &lt;br /&gt;- JORONG MUARO SABI AIR         &lt;br /&gt;- JORONG PANARIK             &lt;br /&gt;- JORONG BATU GANTUANG         &lt;br /&gt;- JORONG KOTO TUO             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. NAGARI SIMANAU                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG TANGAH KOTO         &lt;br /&gt;- JORONG TARATAK             &lt;br /&gt;- JORONG SUNGAI RAEK             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. NAGARI TANJUANG BALIK SIMISO          &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG TANJUANG BARISI         &lt;br /&gt;- JORONG TANJUANG BALIK         &lt;br /&gt;- JORONG SUNGAI DAREH         &lt;br /&gt;- JORONG TIGO JANGKO             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. NAGARI GARABAK DATA              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG DATA             &lt;br /&gt;- JORONG GARAK             &lt;br /&gt;- JORONG LUBUAK TAREH &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VI. KECAMATAN LEMBANG JAYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI SELAYO TANANG BUKIT SILEH      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG SIMPANG             &lt;br /&gt;- JORONG DATA             &lt;br /&gt;- JORONG RUMAH PANJANG         &lt;br /&gt;- JORONG LEMBANG             &lt;br /&gt;- JORONG LAKUEK             &lt;br /&gt;- JORONG TARATAK BARU         &lt;br /&gt;- JORONG TARATAK PANAS         &lt;br /&gt;- JORONG KOPI             &lt;br /&gt;- JORONG PASAR             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI BATU BAJANJANG              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KORONG LAMBAH         &lt;br /&gt;- JORONG BALAI BARUAH         &lt;br /&gt;- JORONG LIMAU PURUIK         &lt;br /&gt;- JORONG ATAS MESJID             &lt;br /&gt;- JORONG GURAH             &lt;br /&gt;- JORONG SIMPANG EMPAT         &lt;br /&gt;- JORONG BAWAH GUNUANG         &lt;br /&gt;- JORONG SAPAN TANAH             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. NAGARI KOTO LAWEH                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG TARATAK BARU         &lt;br /&gt;- JORONG MANDA HILANG         &lt;br /&gt;- JORONG RAWANG ABU             &lt;br /&gt;- JORONG KUBANG RABAH         &lt;br /&gt;- JORONG KAPALO KOTO             &lt;br /&gt;- JORONG TIGO BALAI             &lt;br /&gt;- JORONG JORONG TALUEK                                     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. NAGARI LIMAU LUNGGO              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG BANDA BALAI             &lt;br /&gt;- JORONG BANDA PANAI             &lt;br /&gt;- JORONG KARATAU             &lt;br /&gt;- JORONG BANTO             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. NAGARI BATU BANYAK                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG GOBAH             &lt;br /&gt;- JORONG JAMBAK             &lt;br /&gt;- JORONG LAMBAH             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. NAGARI KOTO GADANG KOTO ANAU&lt;/span&gt;     &lt;br /&gt;- JORONG KURAI             &lt;br /&gt;- JORONG LEMBANG             &lt;br /&gt;- JORONG BALAI TINGGI             &lt;br /&gt;- JORONG PASAR             &lt;br /&gt;- JORONG TIMBULUN             &lt;br /&gt;- JORONG AIE ANGEK             &lt;br /&gt;- JORONG PANTA             &lt;br /&gt;- JORONG TABEK LACU             &lt;br /&gt;- JORONG KANDANG JAMBU         &lt;br /&gt;- JORONG KAYU KALEK             &lt;br /&gt;- JORONG TANAH SIRAH             &lt;br /&gt;- JORONG PAKAN KAMIH KARAK BATU &lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VII. KECAMATAN DANAU KEMBAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI SIMPANG TANJUANG NAN AMPEK      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG PASAR SIMPANG         &lt;br /&gt;- JORONG KAPALO DANAU DIBAWAH     &lt;br /&gt;- JORONG KAPALO DANAU DIATEH     &lt;br /&gt;- JORONG AKA GADANG             &lt;br /&gt;- JORONG TALUAK ANJALAI         &lt;br /&gt;- JORONG TALUAK KINARI         &lt;br /&gt;- JORONG LURAH INGU             &lt;br /&gt;- JORONG GURUN DATA             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI KAMPUANG BATU DALAM          &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG AIR TAWAR SELATAN     &lt;br /&gt;- JORONG AIR TAWAR UTARA         &lt;br /&gt;- JORONG AIR RARAK SELATAN     &lt;br /&gt;- JORONG AIR RARAK UTARA         &lt;br /&gt;- JORONG KAMP. BATU UTARA         &lt;br /&gt;- JORONG KAMP. BATU SELATAN     &lt;br /&gt;- JORONG KAMP. BATU TENGAH     &lt;br /&gt;- JORONG KAMP. DALAM BARAT     &lt;br /&gt;- JORONG KAMP. DALAM TIMUR     &lt;br /&gt;- JORONG KAMP. DALAM TENGAH &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VIII. KECAMATAN GUNUNG TALANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI CUPAK                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG SAWAH TALUAK         &lt;br /&gt;- JORONG SUNGAI ROTAN          &lt;br /&gt;- JORONG PASA BARU             &lt;br /&gt;- JORONG PANYALAI             &lt;br /&gt;- JORONG BALAI PANDAN          &lt;br /&gt;- JORONG BALAI TANGAH         &lt;br /&gt;- JORONG AIE ANGEK SONSANG      &lt;br /&gt;- JORONG TANGAH PADANG          &lt;br /&gt;- JORONG PASA USANG                                         &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI TALANG                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG ARO             &lt;br /&gt;- JORONG TABEK PALA             &lt;br /&gt;- JORONG KOTO GAEK              &lt;br /&gt;- JORONG KOTO GADANG         &lt;br /&gt;- JORONG PANARIAN             &lt;br /&gt;- JORONG ANAU KADOK             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. NAGARI KOTO GADANG GUGUAK&lt;/span&gt;         &lt;br /&gt;- JORONG BALAI DAMA              &lt;br /&gt;- JORONG PASA BARU              &lt;br /&gt;- JORONG SIMPANG              &lt;br /&gt;- JORONG TABEK PANJANG          &lt;br /&gt;- JORONG PASA USANG              &lt;br /&gt;- JORONG TALAGO             &lt;br /&gt;- JORONG BUKIT GOMPONG                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. NAGARI KOTO GAEK GUGUAK              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG LINJUUANG KOTO TINGGI     &lt;br /&gt;- JORONG SUKARAMI             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. NAGARI SUNGAI JANIAH                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG TALAGO DADOK          &lt;br /&gt;- JORONG BUNGO TANJUNG          &lt;br /&gt;- JORONG PANDAN PERMAI          &lt;br /&gt;- JORONG GURAH             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. NAGARI JAWI - JAWI GUGUK               &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG BALAI OLI              &lt;br /&gt;- JORONG PAKAN JUMAT          &lt;br /&gt;- JORONG PINANG SINAWA         &lt;br /&gt;- JORONG TANGAH PADANG                 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. NAGARI BATANG BARUS                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KAYU ARO             &lt;br /&gt;- JORONG LUBUAK SELASIH         &lt;br /&gt;- JORONG KAYU JAO             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. NAGARI AIA BATUMBUAK&lt;/span&gt;             &lt;br /&gt;- JORONG MADANG              &lt;br /&gt;- JORONG KOTO BARUAH          &lt;br /&gt;- JORONG LAMBAH              &lt;br /&gt;- JORONG SANGKAR PUYUH          &lt;br /&gt;- JORONG KOTO ATEH &lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IX. KECAMATAN BUKIT SUNDI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI KINARI                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG PAMUJAN             &lt;br /&gt;- JORONG TAPI AIE             &lt;br /&gt;- JORONG BUNGO HARUM         &lt;br /&gt;- JORONG SAWAH SUNDI             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI PARAMBAHAN                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG BALAI             &lt;br /&gt;- JORONG BAWAH MESJID         &lt;br /&gt;- JORONG SUDUIK             &lt;br /&gt;                        &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. NAGARI DILAM                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG BATU KARAK             &lt;br /&gt;- JORONG BATU SANGKA             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. NAGARI MUARA PANEH                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KOTO KACIAK             &lt;br /&gt;- JORONG KOTO PANJANG         &lt;br /&gt;- JORONG BALAI PINANG             &lt;br /&gt;- JORONG SAWAH AMPANG         &lt;br /&gt;- JORONG GALAGAH                                         &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. NAGARI BUKIT TANDANG&lt;/span&gt;             &lt;br /&gt;- JORONG KAMPUANG SAWAH KANDIH &lt;br /&gt;- JORONG KAMPUANG TANGAH     &lt;br /&gt;- JORONG KAMPUANG PARIK     &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;X. KECAMATAN IX KOTO SUNGAI LASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI TARUNG - TANRUNG              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG SAWAH JANTAN         &lt;br /&gt;- JORONG BALAI OKOK             &lt;br /&gt;- JORONG PANGKUA KACIAK         &lt;br /&gt;- JORONG SAWAH BARUAH                                     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI BUKIT BAIS                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG TABISU             &lt;br /&gt;- JORONG KAMPUANG TANGAH     &lt;br /&gt;- JORONG SIGANDO             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. NAGARI SUNGAI DURIAN              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG BALAI GADANG         &lt;br /&gt;- JORONG BATU KUDO             &lt;br /&gt;- JORONG SIKUMBANG             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. NAGARI PIANGGU                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG SUNGAI LASI             &lt;br /&gt;- JORONG BATANG PAMO         &lt;br /&gt;- JORONG PIANGGU             &lt;br /&gt;- JORONG CUBADAK             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. NAGARI SUNGAI JAMBUR              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG GUGUAK MANYAMBAH     &lt;br /&gt;- JORONG LIMAU KAPEH             &lt;br /&gt;- JORONG KAMPUANG ATEH         &lt;br /&gt;- JORONG SUNGAI DURIAN                                     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. NAGARI GUGUAK SARAI                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG GUGUAK PADUSI         &lt;br /&gt;- JORONG GUGUAK ANAU         &lt;br /&gt;- JORONG GUGUAK JAGO             &lt;br /&gt;- JORONG GUGUAK PILA             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. NAGARI KOTO LAWEH&lt;/span&gt;                 &lt;br /&gt;- JORONG RANGGUANG             &lt;br /&gt;- JORONG JARIANG             &lt;br /&gt;                        &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. NAGARI INDUDUR                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KUBANG             &lt;br /&gt;- JORONG LEMBANG             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. NAGARI SIARO-ARO                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG TARATAK             &lt;br /&gt;- JORONG BARINGIN SAKTI &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;XI. KECAMATAN KUBUNG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI GANTUANG CIRI              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KAMPUNG BARU          &lt;br /&gt;- JORONG KAMPUNG MARKIO         &lt;br /&gt;- JORONG KAMPUNG PINANG SINAWA &lt;br /&gt;- JORONG KAMPUNG BARINGIN      &lt;br /&gt;- JORONG KAMPUNG KAPALO KOTO                                 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI KOTO BARU                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG SIMPANG             &lt;br /&gt;- JORONG KAJAI             &lt;br /&gt;- JORONG BAWAH DUKU             &lt;br /&gt;- JORONG SUBARANG             &lt;br /&gt;- JORONG SIMPANG SAWAH BALIAK      &lt;br /&gt;- JORONG BUKIT KILI              &lt;br /&gt;- JORONG LUBUAK AGUNG                                     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. NAGARI SELAYO                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG LURAH NAN TIGO         &lt;br /&gt;- JORONG SAWAH SUDUT         &lt;br /&gt;- JORONG GELANGGANG TANGAH     &lt;br /&gt;- JORONG BATU PALANO             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. NAGARI KOTO HILALANG&lt;/span&gt;             &lt;br /&gt;- JORONG KAPONDONG             &lt;br /&gt;- JORONG KOTO TINGGA             &lt;br /&gt;- JORONG DALAM NAGARI          &lt;br /&gt;- JORONG MUARO BUSUAK                                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. NAGARI PANYAKALAN                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG HILIE BANDA             &lt;br /&gt;- JORONG HALABAN             &lt;br /&gt;- JORONG PAKAN SABTU          &lt;br /&gt;- JORONG MUDIAK AIE             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. NAGARI GAUNG                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG GANDO              &lt;br /&gt;- JORONG BANSA             &lt;br /&gt;- JORONG GALANGGANG             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. NAGARI SAOK LAWEH                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KAPALO KOTO             &lt;br /&gt;- JORONG TANGAH KOTO     &lt;br /&gt;- JORONG JAMBATAN BULAKAN      &lt;br /&gt;- JORONG BUNGO TANJUNG                 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. NAGARI TANJUANG BINGKUANG&lt;/span&gt;         &lt;br /&gt;- JORONG KOTO TUO              &lt;br /&gt;- JORONG LAKUAK              &lt;br /&gt;- JORONG PASAR JUM'AT             &lt;br /&gt;- JORONG SAMBUANG &lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;                               &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;XII. KECAMATAN IX KOTO DIATAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI KUNCIR                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG BALAI-BALAI             &lt;br /&gt;- JORONG BINASI             &lt;br /&gt;- JORONG JARUAI             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI SIBERAMBANG                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KARIMBANG             &lt;br /&gt;- JORONG SIBUMBUM             &lt;br /&gt;- JORONG PABUSUK / PISANG KALEK     &lt;br /&gt;- JORONG TARATAK TINGGI         &lt;br /&gt;- JORONG CUBADAK             &lt;br /&gt;- JORONG PAKOROHAN             &lt;br /&gt;- JORONG JARUAI             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. NAGARI KATIALO                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG BATU GADANG         &lt;br /&gt;- JORONG LEMBANG BALAI-BALAI     &lt;br /&gt;- JORONG AIR JANIAH             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. NAGARI PANINJAUAN                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG AIE BATUMBUK         &lt;br /&gt;- JORONG BELANSIN         &lt;br /&gt;- JORONG GANTIANG TABEK         &lt;br /&gt;- JORONG KAYU ARO PASA         &lt;br /&gt;- JORONG GURUN KUBU         &lt;br /&gt;- JORONG BATU LAWEH         &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. NAGARI LABUAH PANJANG              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG PADANG TINGGI         &lt;br /&gt;- JORONG GUGUAK TABARU         &lt;br /&gt;- JORONG BATU TUNGGAL         &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. NAGARI TANJUANG BALIK              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG PASA MUDIAK         &lt;br /&gt;- JORONG PASA HILIE         &lt;br /&gt;- JORONG GUK NOMEH         &lt;br /&gt;- JORONG K.B BATU BALIRIK         &lt;br /&gt;- JORONG BATU LAWEH         &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. NAGARI SULIT AIR                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG SILUNGKANG         &lt;br /&gt;- JORONG GANDO         &lt;br /&gt;- JORONG KOTO GADANG         &lt;br /&gt;- JORONG KOTO TUO         &lt;br /&gt;- JORONG TARAM         &lt;br /&gt;- JORONG BATU GALEH         &lt;br /&gt;- JORONG SARIKIH         &lt;br /&gt;- JORONG TALAGO LAWEH         &lt;br /&gt;- JORONG SIARU         &lt;br /&gt;- JORONG KUNIK BOLAI         &lt;br /&gt;- JORONG BASUNG         &lt;br /&gt;- JORONG ALAI         &lt;br /&gt;- JORONG LINAWAN         &lt;br /&gt;- JORONG RAWANG         &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. NAGARI PASILIHAN                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KOTO GADANG         &lt;br /&gt;- JORONG SAWAH LUAR         &lt;br /&gt;- JORONG PAYO ANYIR         &lt;br /&gt;- JORONG PADANG DATA         &lt;br /&gt;                        &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. NAGARI BUKIK KANDUANG&lt;/span&gt;             &lt;br /&gt;- JORONG PANJALANGAN         &lt;br /&gt;- JORONG SOPAN BALAI         &lt;br /&gt;- JORONG MUDIAK         &lt;br /&gt;- JORONG DATAR         &lt;br /&gt;- JORONG SAWAH KASIAK &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                               &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;XIII. KECAMATAN X KOTO SINGKARAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI KOTO SANI                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG LIMO NINIAK             &lt;br /&gt;- JORONG PADANG BELIMBING         &lt;br /&gt;- JORONG KASIAK             &lt;br /&gt;- JORONG UJUNG LADANG                                     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI SUMANI                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KAPUH             &lt;br /&gt;- JORONG SIMPANG AA             &lt;br /&gt;- JORONG BANDALIKO             &lt;br /&gt;- JORONG SUMANGEK             &lt;br /&gt;- JORONG PBS             &lt;br /&gt;- JORONG KAJANG             &lt;br /&gt;- JORONG SIKUMBANG             &lt;br /&gt;- JORONG KOTO             &lt;br /&gt;- JORONG PINYANGEK             &lt;br /&gt;- JORONG GUCI             &lt;br /&gt;- JORONG KOTOBARU             &lt;br /&gt;- JORONG RANAIN             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. NAGARI SANING BAKAR                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG KAPALO LABUH         &lt;br /&gt;- JORONG BALAI GADANG         &lt;br /&gt;- JORONG BALAI LALANG         &lt;br /&gt;- JORONG BALAI BATINGKAH         &lt;br /&gt;- JORONG BALAI PANJANG         &lt;br /&gt;- JORONG AIE ANGEK             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. NAGARI SINGKARAK                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG DALIMO             &lt;br /&gt;- JORONG TAMPUAK             &lt;br /&gt;- JORONG KALUKU             &lt;br /&gt;- JORONG TALAO             &lt;br /&gt;- JORONG KB. GAJAH             &lt;br /&gt;- JORONG LP. PULAU             &lt;br /&gt;- JORONG LEMBANG             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. NAGARI ARIPAN                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG DATA TAMPUNIK         &lt;br /&gt;- JORONG DATA BUNGO             &lt;br /&gt;- JORONG PINTU RAYO             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. NAGARI TIKALAK                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG PASIA             &lt;br /&gt;- JORONG TANGAH             &lt;br /&gt;- JORONG BATU API             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. NAGARI TANJUNG ALAI                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG BALAI             &lt;br /&gt;- JORONG KUBANG             &lt;br /&gt;- JORONG KOTO BARU             &lt;br /&gt;- JORONG DATA             &lt;br /&gt;- JORONG BUAH JAMBU             &lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. NAGARI KACANG                      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG BITEH             &lt;br /&gt;- JORONG BALERONG             &lt;br /&gt;- JORONG CAKUNG             &lt;br /&gt;- JORONG BALAI-BALAI             &lt;br /&gt;- JORONG JAMBU             &lt;br /&gt;- JORONG TEMBOK &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                   &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;XIV. KECAMATAN JUNJUNG SIRIH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. NAGARI MUARO PINGAI                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG GUCI II             &lt;br /&gt;- JORONG PANYALAI              &lt;br /&gt;- JORONG TANJUNG             &lt;br /&gt;- JORONG GUCI IV             &lt;br /&gt;- JORONG KOTO             &lt;br /&gt;                               &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. NAGARI PANINGGAHAN                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- JORONG GANDO             &lt;br /&gt;- JORONG KAMPUNG TANGAH         &lt;br /&gt;- JORONG GANTIANG PADANG PALAK &lt;br /&gt;- JORONG KOTO BARU TAMBAK     &lt;br /&gt;- JORONG PARUMAHAN             &lt;br /&gt;- JORONG SUBARANG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-4902679081666210117?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/4902679081666210117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/09/nagari-jorong-di-kabupaten-solok.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/4902679081666210117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/4902679081666210117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/09/nagari-jorong-di-kabupaten-solok.html' title='Jorong di Kabupaten Solok'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-64322453107211735</id><published>2009-06-13T23:04:00.000-07:00</published><updated>2009-06-26T03:10:32.250-07:00</updated><title type='text'>NAGARI SULIT AIR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/SkSeBqwOc5I/AAAAAAAAANg/hu3w4wDWbQM/s1600-h/DSC00810.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/SkSeBqwOc5I/AAAAAAAAANg/hu3w4wDWbQM/s320/DSC00810.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351576008716612498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rumah Gadang 20 Sulit Air ( Tampak Luar )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/SkSeB3LZuCI/AAAAAAAAANo/gkitEsFOXzc/s1600-h/DSC00812.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/SkSeB3LZuCI/AAAAAAAAANo/gkitEsFOXzc/s320/DSC00812.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351576012051822626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rumah Gadang 20 Sulit Air ( Tampak Dalam)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Sulit Air&lt;/span&gt; adalah sebuah nagari setingkat pemerintahan desa dibawah Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. Semenjak dahulu, nagari Sulit Air terkenal sebagai pusat pemerintahan atas 13 Jorong, pusat ekonomi, pusat agama, pusat pendidikan dan pusat kebudayaan. Sulit Air mempunyai sebuah organisasi perantauan yang sangat terkenal di lingkungan perantau Minangkabau bernama SAS (Sulit Air Sepakat) yang berdiri sejak tahun 1972 dengan lebih dari 80 Cabang di seantero Nusantara dan beberapa cabang di Mancanegara seperti : Melbourne, Sydney (Australia), Kuala Lumpur, Singapura dan Amerika Serikat. Pada Nagari Sulit Air ini ada hal yang unik dari dahulu kala yaitu adanya Gunung yang mempunyai tebing rata yang vertical dengan warna Merah disebelah kiri atas dan warna Putih di sebelah kanan bawah, persis seperti bendera kebangsaan kita Indonesia. Untuk mencapai ke puncak Gunung Merah-Putih ini di buatkan Tangga (dalam bahasa Minang = Janjang) sebanyak 1.000 (seribu) anak tangga, sehingga lokasi wisata ini dikenal dengan nama "Janjang Saribu". Ada juga Titi Bagonjong, merupakan sebuah Jembatan yang menyeberangi Sungai Katialo di tengah-tengah Nagari Sulit Air yang dilengkapi atap bergonjong layaknya seperti Rumah Gadang. Ada masjid terindah di Propinsi Sumatera Barat pada era tahun 80-an dulu yang diberi nama Masjid Raya. Ada Rumah Gadang yang terpanjang di Sumatera Barat dengan jumlah ruangan atau kamar sebanyak 20 ruang, terkenal dengan nama Rumah Gadang 20 dan banyak lagi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Asal mula Nagari Sulit Air ditemukan oleh Datuk Mula Nan Kewi atau biasa disebut Datuk Malakewi. Pada suatu masa terdapat perselisihan masyarakat dalam menerapkan sistim Kelarasan Bodi Chaniago (Datuk Perpatih Nan Sabatang - Demokrasi) dan Koto Piliang (Datuk Katamanggungan - Aristokrat). Sekelompok masyarakat ingin tidak tunduk kepada salah satu sistim kelarasan tersebut, atau hanya mengikuti hal-hal yang baik saja dari dua kelarasan tersebut. Oleh karenanya Sidang Kerapatan Adat di Pagaruyung menjatuhkan hukuman kepada kelompok ini dan membuangnya atau menempatkannya di Sulit Air. Hal ini diungkapkan dalam pepatah adat yang sering didengar di nagari Sulit Air yaitu "Pisang sikalek-kalek hutan, pisang timbatu nan bagatah, Koto Piliang inyo bukan, Bodi Chaniago inyo antah" Sulit Air terbentuk pertama sekali pada zaman Perang Paderi (1802-1821) sebagai Kubu Pertahanan Pasukan Paderi tersebut. Pada masa awalnya hingga hampir berakhirnya Perang Paderi, Sulit Air lebih mirip sebagai Dormitory Town (pemukiman asrama). Pada saat itu dibutuhkan titik-titik singgah yang memungkinkan pergerakan menjakau beberapa wilayah. Sulit Air merupakan sebuah lokasi yang paling memungkinkan untuk itu, mengingat posisi geografisnya yang sangat strategis. Disamping itu Sulit Air terdapat beberapa titik pantau yang bagus, seperti : Batu Api di Tanjung Alai, Bukit Kacang dan Simawang untuk melihat pergerakan di tepi Danau Singkarak; serta puncak Gunung Papan (Gunung Merah-Putih) dan bukit-bukit lainnya untuk melihat bentangan alam dari Luhak Limo Puluh Koto, Tanah Datar hingga ke Sawahlunto. Seusai Perang Paderi, negeri Sulit Air adalah merupakan tempat pilihan untuk memulai kehidupan baru bagi sebahagian mantan pasukan Paderi. Sulit Air dibangun sebagai Nagari diperkirakan dimulai pada tahun 1837.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Suku Di Sulit Air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sulit Air terdiri dari 4 (empat) suku besar yaitu : Limo Panjang, Limo Singkek, Simabur dan Piliang. Dengan jumlah pemangku adat (Pangulu/Datuk) sebanyak 115 orang yang terdiri dari 84 orang Datuk Andiko, 15 orang Datuk Ninik dan Urang Nan Ampek Jinih 16 Orang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batas Wilayah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Secara administratif, Nagari Sulit Air memiliki batas-batas sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Timur  :Sebelah Timur berbatasan dengan Nagari Talawi dan Nagari Kolok&lt;br /&gt;• Barat  :Sebelah Barat berbatasan dengan Nagari Bukit Kandung&lt;br /&gt;• Utara  :Sebelah Utara berbatasan dengan Nagari Pasilihan&lt;br /&gt;• Selatan :Sebelah Selatan berbatasan dengan Nagari Tanjung Alai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nagari Sulit Air merupakan nagari yang terluas wilayahnya di Kecamatan X Koto Diatas, dan dapat dicapai dari berbagai arah dari jalan propinsi/jalan kabupaten terdekat, seperti dari ruas jalan Sawahlunto - Batusangkar dan ruas jalan Solok - Padang Panjang. Untuk menuju ke pusat Kenagarian Sulit Air, dapat digunakan rute pencapaian sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;• dari arah Utara : Padang Ganting - Bukit Palano - Pasilihan - Sulit Air, dengan jarak + 11 Km.&lt;br /&gt;• dari arah Timur : Talawi - Ikik-ikik - Rawang - Sulit Air, dengan jarak + 9 Km. Kolok - Siaru - Sulit Air, dengan jarak + 7 Km.&lt;br /&gt;• dari arah Selatan : Singkarak - Aripan - Paninjauan - Sulit Air, jarak + 16 Km.&lt;br /&gt;• dari arah Barat : Ombilin - Simawang - Bukit Kandung - Sulit Air, jarak + 12 Km. Singkarak - Tikalak - Tanjung Alai - Sulit Air, jarak + 15 Km&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jorong / Taratak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nagari Sulit Air terdiri dari 13 Jorong / 4 Taratak&lt;br /&gt;Jorong&lt;br /&gt;Koto Tuo, Koto Godang, Rawang, Silungkang, Taram, Gando, Sarikih, Talago loweh,Basuang,Linawan, Siaru, Kunik Bolai, Batu Galeh&lt;br /&gt;Taratak&lt;br /&gt;Guguok Jonggi, Guguok Muncuong, Guguok Taroguong, Sibumbun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Sulit_Air,_X_Koto_Diatas,_Solok"&lt;br /&gt;Kategori: Nagari di Indonesia | Nagari di Sumatera Barat | Nagari di Kabupaten Solok | X Koto Diatas, Solok | Rintisan kelurahan di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-64322453107211735?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/64322453107211735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/06/nagari-sulit-air.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/64322453107211735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/64322453107211735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/06/nagari-sulit-air.html' title='NAGARI SULIT AIR'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/SkSeBqwOc5I/AAAAAAAAANg/hu3w4wDWbQM/s72-c/DSC00810.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-4347661280724921106</id><published>2009-06-13T06:49:00.000-07:00</published><updated>2009-06-13T06:58:32.304-07:00</updated><title type='text'>NAGARI SANIANGBAKA</title><content type='html'>&lt;div style="font-weight: bold; text-align: center;"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://saniangbaka.blogspot.com/2007/02/sejarah-nagari-saniangbaka.html"&gt;SEJARAH NAGARI SANIANGBAKA&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;/h3&gt;   &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Catatan yang mengisahkan sejarah nagari Saniangbaka sangat sedikit ditemukan. Dalam banyak tambo dan buku-buku yang berkaitan dengan Minangkabau, tidak banyak yang mencatat sejarah ini. Salah satu yang memuat sejarah Saniangbaka adalah dalam Mahmoed (1978). Disebutlah suatu masa Datuk Katumenggungan mendirikan sebuah kerajaan bernama Bungo Setangkai yang berpusat di Sungai Tarab. Mula-mula perkembangan kerajaan ini adalah membuat kubu pertahanan kerajaan dan untuk membuat lingkaran pertahanan ini Datuk Katumenggungan menugaskan seorang hububalang pemberani dari Pariangan Padang Panjang untuk menjadi kepala pertahanan. Hulubalang ini kemudian ditugaskan untuk membuat pertahanan kerajaan, yang mula-mula membuat sebuah nagari bernama Batipuh. Setelah Batipuh, kemudian hulubalang ini membuat 10 koto yaitu bentuk suatu daerah, sebelum menjadi nagari, yang penduduknya sudah banyak meski tinggal berjauhan tetapi sudah mulai berinteraksi secara intensif di suatu tempat. Koto-koto tersebut terdiri dari Paninjauan, Gunung, Jao, Tambangan, Singgalang, Pandai Sikek, Koto Laweh, Koto Baru, Aia Angek, Panyalaian. Setelah kesepuluh koto itu selesai, hulubalang tersebut membuat kubu pertahanan ke arah timur dengan 10 daerah pula yaitu Sungai Jambu, Labuatan, Simawang, Bukit Kandung, Sulit Aie, Tanjung Balit, Singkarak, Saniangbaka, Silungkang dan Padang Sibusuk (Mahmoed, 1978:37-38).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Pada masa kerajaan Pagaruyung, kesepuluh daerah pertahanan yang ada di timur ini menjadi bagian dari &lt;em&gt;langgam nan tujuah&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;Langgam nan tujuah&lt;/em&gt; merupakan sebutan bagi tujuh pihak yang membantu pelaksanaan pemerintahan kerajaan pagaruyung di bawah kepemimpinan Raja Alam. Adapun &lt;em&gt;langgam nan tujuah&lt;/em&gt; ini terdiri dari:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;Pamuncak Koto Piliang&lt;/em&gt;, berkedudukan di Sungai Tarab, sebagai pimpinan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;Harimau Campo Koto Piliang&lt;/em&gt;, berkedudukan di Batipuh, sebagai panglima perang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;Pardamaian Koto Piliang&lt;/em&gt;, berkedudukan di Simawang dan Bukit Kandung, sebagai pendamai nagari-nagari yang bersengketa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;Pasak Kungkung Koto Piliang&lt;/em&gt;, berkedudukan di Sungai Jambu dan Labuatan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;Carmin Taruih Koto Piliang&lt;/em&gt;, berkedudukan di Saniangbaka dan Singkarak, sebagai badan penyidik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;Cumati Koto Piliang&lt;/em&gt;, berkedudukan di Sulit Aie dan Tanjung Balit, sebagai pelaksana hukuman.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;Gajah Tonggak Koto Piliang&lt;/em&gt;, berkedudukan di Silungkang dan Padang sibusuk, sebagai kurir&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;(Navis, 1984: 57-58; baca juga Mahmoed, 1978: 52-60).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;Dalam langgam nan tujuah Saniangbaka merupakan carmin taruih koto piliang. Menurut salah seorang tukang dendang di Saniangbaka, arti carmin taruih Koto Piliang dapat dilihat secara harfiah dari kata-katanya, yaitu carmin yang berarti cermin. Cermin biasanya memberikan pandangan tentang sesuatu. Carmin taruih Koto Piliang bisa jadi berfungsi sebagai tempat yang dijadikan pandangan/contoh nagari lain tentang pelaksanaan kelarasan Koto Piliang. Sementara itu, &lt;/em&gt;menurut salah seorang penghulu yang juga tokoh Kerapatan Adat Nagari adalah sebagai berikut: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;div&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0"&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style="width: 272px;"&gt;&lt;col style="width: 31px;"&gt;&lt;col style="width: 252px;"&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign="top"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px; text-align: justify;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;"Mangko Saniangbaka ko tasabuik carmin taruih Koto Piliang, baduo itu, sorang orang Singkarak, sorang orang Saniangbaka, diagiah pangkat artinyo kadudukannyo sebagai carmin taruih Koto Piliang. Tugasnyo apobilo ado persengketaan di Pagaruyuang, di Pariangan Padang Panjang, ndak ado penyelesaiannyo, mangko dihimbaulah urang nan baduo ko, artinyo inyo lah nan maagiah carmin, pengarahan. Jadi orang nan basangketo, nan basalisiah nan ndak kunjung dapek perdamaian, nah dari 2 urang nan pai ka Pagaruyuang ko nan maagiah carmin atau pedoman."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px; text-align: justify;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;"Sebab Saniangbaka disebut Cermin terus Koto Piliang, (yang) berdua itu, seorang (dari) Singkarak, seorang (dari) Saniangbaka, diberi pangkat artinya kedudukannya sebagai cermin terus Koto Piliang. Tugasnya apabila terjadi persengketaan di Pagaruyuang, di Pariangan Padang Panjang, (dan) tidak ada yang bisa menyelesaikan, maka dipanggilah orang yang berdua tadi. Artinya ialah orang yang memberi cermin, pengarahan. Jadi orang yang bersengketa, yang berselisih tidak kunjung mendapatkan perdamaian, dari dua orang tersebut lah yang akan memberi cermin atau pedoman".&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Adapun dari daerah pertahanan hingga membentuk sebuah nagari, Saniangbaka mengalami proses yang panjang. Nagari itu sendiri tumbuh mulai dari &lt;em&gt;Taratak&lt;/em&gt;. Kata &lt;em&gt;Taratak&lt;/em&gt; konon berasal dari &lt;em&gt;tatak&lt;/em&gt;, artinya menandai batas-batas pada tebangan kayu dalam membuka lahan oleh seorang yang dibantu oleh anak-anaknya atau berkelompok tiga atau lima orang. Pada lahan yang telah ditatak (ditandai) itu mereka membangun pondok untuk tempat berteduh atau tinggal. Kemudian datang lagi kelompok lain dengan maksud yang sama yaitu untuk membuka peladangan. Kemudian setelah beberapa &lt;em&gt;taratak&lt;/em&gt; terbuka dengan pondok-pondok atau rumah-rumah kecil, maka berdirilah dusun ditempat tersebut. Dari beberapa &lt;em&gt;taratak&lt;/em&gt; yang lain berdiri pula dusun sehingga menjadi beberapa dusun. Setelah penduduk dusun tersebut menjadi ramai, maka berdirilah &lt;em&gt;koto&lt;/em&gt;. Ada yang mengatakan koto mulanya berarti sebuah tempat yang dipagari dengan tanaman aur (bambu) serta parit, tetapi kemudian tempat tersebut menjadi area tempat bermain anak-anak atau tempat berkumpul melepas lelas penduduk setempat. Seiring waktu, tempat tersebut menjadi tempat bertemu antar penduduk, tempat berbincang-bincang dan semacamnya. Dari berbagai perbincangan dan perundingan beberapa anggota dusun maka bersepakatlah untuk membuat suatu nagari (Rais, 2003: xxiii-xxiv; baca juga Suarman, 2000:52-57; Amir MS, 1997 ). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;Ini sesuai dengan informasi yang di sampaikan salah seorang tokoh penghulu Saniangbaka, yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0"&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style="width: 265px;"&gt;&lt;col style="width: 19px;"&gt;&lt;col style="width: 265px;"&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign="top"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;"Datanglah orang-orang baik melalui bukik, nyebrang danau jo sampan, tibo disiko nyo marambah. Nah itu namonyo Taratak. Itu memakan wakatu puluhan taun, Piak. Sudahlah salasai Taratak, makonyo banamo susun atau dusun, artinyo mulailah tasusun. Iko lah buek pondok, iko lah buek pondok, iko pondok (sambil menunjukkan pola sejajar dengan tangan). Mulai tasusun memakan wakatu nan panjang pulo, puluhan taun, menjadi koto. jadi Taratak-susun-koto. Koto ko lah mulai orang nan penghuni ko bakato-kato. Koto itu artinyo mulai berkato-kato atau berbincang baa kito, iko lah bakambang lo, lah ado rumah.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;         &lt;em&gt;Salasai Taratak, lah salasai susun, lah salasai koto, meningkatlah jadi nagari. A..jadi nagari dibuek lah balai-balai, sudah tu dibangunlah surau namonyo, masajik kecek urang. Jadi kok lah sah nagari ko, ado balai-balai, ado musajik, ado basuku, batungganai rumah, ado bapandam pakuburan" &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;Datanglah orang-orang baik melalui bukit, menyeberangi danau dengan sampan. Sesampainya disini, mereka merambah (hutan). Nah, itu yang dinamakan Taratak. (Proses) itu memakan waktu puluhan tahun, piak. Sesudah selesai Taratak, maka bernama susun atau dusun, artinya mulailah tersusun. (Yang) ini telah membuat pondok, (yang) ini telah membuat pondok, ini telah membuat pondok (sambil menunjukkan &lt;/em&gt;pola sejajar &lt;em&gt;dengan tangan). Mulai tersusun memakan waktu yang panjang pula, puluhan tahun, menjadi koto. Jadi Taratak-Dusun-Koto. (Saat menjadi) Koto ini mulailah penghuninya berkata-kata atau berbincang-bincang, bagaimana kita, ini sudah berkembang, sudah ada rumah. Setelah taratak, setelah susun, setelah koto, meningkatlah nagari. Aa..jadi nagari dibuat balai-balai, sesudah itu dibagunlah surau namanya, kata orang mesjid. Jadi kalau sudah syah menjadi nagari, ada balai adat, ada mesjid, ada bersuku, ber-tungganai rumah, ada ber-pandam pekuburan. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Dari informasi yang didapat dari beberapa informan di Nagari Saniangbaka, terdapat beberapa versi sejarah penamaan nagari ini. Dari beberapa versi yang berkembang, dari tiga versi cerita terdapat satu kesamaan yaitu bahwa kemunculan nama Saniangbaka adalah saat para penghulu ini berunding untuk menentukan nama yang akan dipakai oleh nagari, nama tersebut merujuk pada saat nagari ini masih di taruko, yaitu pada masa masih berbentuk &lt;em&gt;taratak&lt;/em&gt;. Berikut tiga versi tersebut:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;ol style="margin-left: 56pt;"&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;versi "si Saniang nan tabaka"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Menurut informasi yang didapat dari Nadir Pono Sutan (60) dan YF Rajo Mangkuto (29), Nama Saniangbaka berasal dari peristiwa terbakarnya si Saniang ketika dia dibawa orang tuanya merambah hutan untuk membuka nagari tersebut. Diceritakan bahwa ketika orang tua si Saniang merambah hutan, mereka menumpuk hasil rambahan di suatu tempat yang ternyata berdekatan dengan tempat mereka meletakan Saniang, anak mereka. Ketika tumpukan hasil rambahan telah banyak, mereka membakarnya. Namun karena dekat dengan tempat si Saniang ditidurkan, api menjalar membakar si Saniang. Orang tua si Saniang pun panik dan berteriak, &lt;em&gt;"si Saniang tabaka!!! Si Saniang tabaka!!"&lt;/em&gt;. Meski tidak terdapat kejelasan tentang terbakarnya si saniang ini, sejak saat itu tempat yang dirambah tersebut dinamai Saniang tabaka yang lama-kelamaan menjadi Saniangbaka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;ol style="margin-left: 49pt;"&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;versi "si Saniang mambaka"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Sementara itu menurut informan lain menyebutkan nama Saniangbaka muncul karena orang yang dari jauh melihat asap pembakaran hasil rambahan si Saniang. Seperti yang di sampaikan oleh salah seorang penghulu Saniangbaka:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="margin-left: 35pt;"&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0"&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style="width: 243px;"&gt;&lt;col style="width: 19px;"&gt;&lt;col style="width: 246px;"&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign="top"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;"&lt;em&gt;jadi dahulu &lt;/em&gt;Saniangbaka&lt;em&gt; ko ado mempunyai sejarah khas. Nan patamo &lt;/em&gt;Saniangbaka&lt;em&gt; ko ado dahulu nan banamo Taratak, arti Taratak orang-orang mulai marambah untuk nak mambuek nagari. Itu nyo hanyo berapo kaum dulu nan datang ka ranah ko dari Pariangan. Nah nampak &lt;/em&gt;Saniangbaka&lt;em&gt; ko marangah dek inyo. Kito kinlah, rancak sinan kito buek nagari. Yo datanglah nyo kamari ado nan dari Simawang, Kacang, Tikalak. Iko nan tertinggi sinan. Jadi datanglah kamari. Jadi nampaklah seseorang nan lah memanggang artinya membakar rambahan atau nan dirambahnyo, kayu lah masik di panggangnyo, nampaklah asok: 'ah, tu, si Saniang lah mambaka'. Jadi manuruik sejarahnyo nan mulai mambaka rambahan ko si Saniang namonyo.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;Saat perundingan datuk nan salapan saat akan menamai nagari ini, ada salah seorang datuk yang mengusulkan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;         &lt;em&gt;"Manuruik nan didanga dek awak, mulo-mulo nan marambah nagari ko si Saniang ah, nan inyo lo nan mulo-mulo mambaka di nagari ko, mangkasuiknyo mambaka rambahannyo nan lah masik, kalo kito buek namo &lt;/em&gt;Saniangbaka&lt;em&gt; baa&lt;/em&gt;? &lt;em&gt;maka jadilah &lt;/em&gt;Saniangbaka"  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Jadi dahulu Saniangbaka ini ada mempunyai sejarah khas. Yang pertama Saniangbaka ini ada dahulu bernama Taratak, arti taratak orang-orang mulai merambah untuk membuat nagari. (Pada saat) itu beberapa kaum yang datang dari Pariangan Padang Panjang. Nah, terlihat Saniangbaka ini meranggas oleh mereka. "Kita ke sana lah, baik disana kita buat nagari". Yaa, datanglah mereka ke sini. Ada yang dari Simawang, Kacang, Tikalak. Ini yang tertinggi di sana. Jadi datanglah ke sini. Jadi terlihat seseorang yang telah membakar, artinya membakar rambahan atau yang dirambahnya. Kayu telah kering dibakarnya, terlihatlah asap, "ah, tu si Saniang telah mebakar". Jadi menurut sejarangnya, yang memulai membakar rambahan ini si Saniang namanya. (Pada) saat perundingan Datuak nan Salapan, saat akan memberi nama Nagari ini, ada salah seorang Datuak yang mengusulkan, "Menurut yang didengar oleh kita, mula-mula yang merambah nagari ini (yaitu) si Saniang. Ah, dia juga yang mula-mula membakar (lahan) nagari ini - maksudnya membakar rambahannya yang sudah kering. Bagaimana kalau kita buat nama nagari ini Saniangbaka?? Maka jadilah (nama nagari ini) Saniangbaka"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="margin-left: 56pt;"&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;versi &lt;em&gt;Sandiang nan tabaka&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Versi ini menyebutkan bahwa munculnya nama Saniangbaka adalah karena saat daerah ini mulai dirambah, dari jauh yaitu dari Pariangan Padang Panjang nampak ada &lt;em&gt;sandiang&lt;/em&gt; atau sudut antara dua bukit yang terbakar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Sementara itu satu versi sejarah Saniangbaka yang sama sekali berlainan dari tiga versi sebelumnya berpatokan pada arti kata Saniangbaka secara harfiah, kemudian dicari makna yang terkandung di dalamnya. Ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh beberapa informan yaitu salah seorang tukang dendang, salah seorang penghulu Balai Mansiang dan salah seorang warga yang merupakan kemenakan si saniang yang intinya sama, yaitu sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;div style="margin-left: 5pt;"&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0"&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style="width: 265px;"&gt;&lt;col style="width: 19px;"&gt;&lt;col style="width: 274px;"&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign="top"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;"&lt;em&gt;Indak ka mungkin &lt;/em&gt;Saniangbaka&lt;em&gt; ko asalnyo dari kato si Saniang nan tabaka. Tabaka, istilah minang yang dipakai untuak marujuak ka membakar adalah mamanggang indak mambaka, mambaka itu asalnyo dari bahasa Indonesia nan di minangkan. Membakar-mambaka, itu kini. Kok tabaka nan dipakai wakatu nagari kok ka dibuka, berarti &lt;/em&gt;Saniangbaka&lt;em&gt; ko baru ado setelah bahasa Indonesia jadi bahasa nasional, kan? Sementaro, dalam tambo Minangkabau jo cerita dari nan gaek-gaek, nagari ko lah ado sejak 5-6 abad nan lalu. Baa, ndak ado kolerasinyo, kan?"&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;em&gt;"tapi kok awak caliak dalam bahasa minang, baka itu bisa jadi artinyo bekal. Sementaro Saniangnyo sendiri asalnyo dari kato sahaniang, yaitu ciek tempat yang sunyi. Jadi &lt;/em&gt;Saniangbaka&lt;em&gt; ko maknanyo ciek tempat sunyi nan bisa dijadikan untuk mencari bekal hiduik. Baa model itu? Iko arek kaitannyo jo langgam nan tujuah, bahwa nagari ko dijadian carmin taruih Koto Piliang." &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;"Tidak mungkin Saniangbaka ini asalnya dari kata si Saniang yang tabaka. Tabaka, istilah Minang yang digunakan untuk merujuk kata membakar adalah mamanggang, bukan membakar. Membakar itu asalnya dari bahasa Indonesia yang di-Minang-kan. (kata) membakar - mambaka itu (digunakan) sekarang. Kalau &lt;em&gt;tabaka&lt;/em&gt; yang digunakan waktu nagari ini dibuka, berarti Saniangbaka ini baru ada setelah Bahasa Indonesia jadi bahasa nasional kan ?? Sementara dalam tambo Minangbakau ditambah cerita dari orang tua, nagari ini telah ada sejak 5-6 abad yang lalu. Bagaimana, tidak ada korelasi nya kan ?"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;"Tapi kalau kita lihat dalam bahasa Minang, &lt;em&gt;baka&lt;/em&gt; itu bisa jadi artinya bekal. Sementara &lt;em&gt;Saniang&lt;/em&gt; sendiri asalnya dari kata &lt;em&gt;Sahaniang&lt;/em&gt;, yaitu satu tempat yang sunyi. Jadi Saniangbaka ini maknanya (adalah) satu tempat sunyi yang bisa dijadikan untuk mencari bekal hidup. Kenapa seperti itu ? ini erat kaitannya dengan &lt;em&gt;langgan nan tujuah&lt;/em&gt;, bahwa nagari ini dijadikan &lt;em&gt;carmin taruih Koto Piliang&lt;/em&gt;."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span xmlns=""&gt;Rajo Mangkuto - http://saniangbaka.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;/span&gt;=====================================================================&lt;/p&gt;&lt;p&gt;//////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saniangbaka, nagari tapian danau...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara adminisitratif Nagari Saniangbaka merupakan bagian dari Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Nagari ini berbatasan dengan daerah lain yaitu di sebelah Utara dengan Nagari Muaro Pingai; Sebelah Selatan dengan Nagari Koto Sani dan Sumani; Sebelah Barat dengan Lubuk Minturun – Kodya Padang, dan Sebelah Timur dengan Nagari Singkarak. Nagari yang mempunyai luas daerah 91,72 Km2 ini berada pada ketinggian 400 M di atas permukaan laut, dengan curah hujan rata-rata 1500 mm/tahun. Nagari ini terdiri atas 6 jorong, yaitu Jorong Aia Angek, Balai Batingkah, Balai Panjang, Balai Lalang, Balai Gadang dan Kapalo Labuah. Pemukiman di nagari dikelilingi oleh perbukitan, yang oleh masyarakat dinamakan hutan tunjuk, Danau Singkarak dan sebagian lainnya oleh area persawahan. Kontur tanah nagari yang beragam membuat nagari ini kaya akan sumber daya alam. Hutan tunjuknya, yang kebanyakannya adalah pusako, merupakan ladang subur yang menghasilkan hasil perkebunan seperti kopi, cengkeh, kayu jati dan sebagainya. Penduduk nagari juga seringkali mengumpulkan kayu bakar dari hutan ini. Selain menjadi daerah perladangan, salah satu bukit diantara perbukitan yang menjadi hutan tunjuk tersebut diduga mengandung batu bara. Ini sesuai dengan yang disampaikan oleh dubalang[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suku Balai Mansiang bahwa kemungkinan bukit tersebut mengandung batu bara sangat besar. Ini dibuktikan dengan dilakukannya penelitian tentang kandungan mineral dalam di dalamnya oleh pemerintah daerah. Kenyataan ini juga masuk akal karena kadang-kadang pada musim kemarau tiba bukit tersebut terbakar dengan sendirinya. Sementara itu Danau Singkarak mengandung kekayaan ikan khas yang jarang ditemui di daerah lain yaitu ikan bilih (Mystacoleucus padangensis) dan rinuak (Rasbora argyrotaenia). Meski kedua jenis ikan ini juga terdapat di Danau Maninjau, Kabupaten Tanah Datar, tetapi konon menurut beberapa nelayan di Saniangbaka dan Maninjau, kekhasan ikan dari masing-masing danau dapat dibedakan secara kasat mata baik dari ukuran tubuhnya maupun rasanya. Kelangkaannya membuat kedua jenis ikan ini menjadi ciri khas daerah yang selalu diburu pembeli. Keduanya tidak hanya dijual di dalam wilayah Sumatera Barat saja, tetapi juga di daerah lain di dalam dan luar negeri (Hartoto dan Iwakuma, 2002; http://www.suarapembaruan.com/News/2004/08/15/index.html). ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Area persawahannya yang cukup luas dan produktif menghasilkan beras yang hasilnya tidak hanya cukup untuk dikonsumsi masyarakat nagari tetapi juga dapat dijadikan sumber pendapatan masyarakat. Masyarakat sering menjual beras tersebut ke daerah di luar nagari seperti ke kota Solok, Padang, bahkan sampai ke pulau Jawa, karenanya Saniangbaka dikenal sebagai salah satu daerah penghasil beras Solok, yang konon merupakan beras termahal di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk menuju nagari ini cukup mudah, karena tersedia sarana dan prasarana perhubungan yang memadai. Jalan raya yang menghubungkan nagari ini dengan daerah luar sudah merupakan jalan aspal, sehingga dapat dilalui oleh kendaraan roda dua atau lebih. Adapun akses masuk nagari ini melalui Pasar Sumani di Nagari Sumani. Daerahnya sendiri berjarak 5 km dari kota kecamatan (X Koto Singkarak), 24 km dari pusat kota Solok, 50 km dari ibu kota kabupaten Solok, Arosuka, dan 87 km dari ibukota provinsi, Padang. (Database Kecamatan X Koto Singkarak Tahun 2006). Untuk mencapai nagari ini dari kota Padang tersedia angkutan umum berupa bis kota jurusan Padang - Kota Solok dengan tarif Rp.10.000,00 atau dapat juga menggunakan jasa travel dengan tarif Rp.20.000,00 dengan tujuan yang sama. Dari terminal kota Solok perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan jenis bis roda 4 jurusan Solok - Saniangbaka yang langsung mengantar hingga ke tujuan di nagari Saniangbaka.&lt;br /&gt;Karena angkutan umum yang langsung ke Saniangbaka jam beroperasinya terbatas maka jika hari mulai gelap, berkisar jam 18.30, dapat dipergunakan angkutan alternatif yaitu menggunakan Betor (Becak Motor) dengan tarif Rp.25.000.00. Keadaan alam nagari dengan adanya danau Singkarak memberi nilai keindahan tersendiri, namun hingga kini pemanfaatannya di bidang pariwisata masih sedikit. Padahal akses menuju danau ini bisa dikatakan mudah yaitu tinggal mengikuti jalan nagari yang sudah diaspal hingga ke belakang pemukiman penduduk nagari. Sayangnya untuk menikmati keindahan ini kurang didukung oleh sarana prasarana penunjang, ini ditunjukkan dengan kurang tersedianya tempat khusus yang dibangun untuk menikmati pemandangan danau, dan hanya terdapat satu rumah makan milik perorangan yang beroperasi. Meski demikian, bidang perikanan yang khas di danau ini telah menarik minat peneliti perikanan dari Universitas Andalas akan kelangkaan jenis ikan yang ada di sini. Di salah satu bukit juga terdapat sebuah daerah yang dapat dijadikan sebagai tempat bersejarah yaitu yang disebut oleh penduduk sebagai Gaduang Beo.&lt;br /&gt;Tempat ini pada jaman dulu merupakan kantor pusat pengawasan pelaksanaan kultur stelsel yang dilakukan Belanda di daerah tersebut. Hingga sekarang di sana masih berdiri bangunan lamanya meski sudah tanpa atap. Hanya saja sulitnya medan menuju ke sana, membuat tempat ini jarang dikunjungi. Untuk menuju lokasinya, kita harus melewati perbukitan dengan jalan terjal yang belum beraspal, melewati area peladangan penduduk. Adapun waktu tempuh yang dibutuhkan berkisar 1,5 jam perjalanan menggunakan sepeda motor yang biasa digunakan untuk off road atau kendaraan roda empat atau lebih yang menggunakan mesin 4WD yaitu kendaraan yang memiliki gardan ganda yang cocok untuk menempuh medan yang berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;[1] orang yang bertugas mengawasi pelaksanaan aturan adat oleh seluruh anggota suku, termasuk penghulu. Ia juga menjadi pihak yang menjaga dan mempertahankan batas-batas kewilayahan baik wilayah suku lain maupun nagari secara keseluruhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;    Rajo Mangkuto - http://saniangbaka.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-4347661280724921106?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/4347661280724921106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/06/nagari-saniangbaka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/4347661280724921106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/4347661280724921106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/06/nagari-saniangbaka.html' title='NAGARI SANIANGBAKA'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-5412890262877273400</id><published>2009-06-13T06:09:00.000-07:00</published><updated>2009-06-13T06:18:43.190-07:00</updated><title type='text'>NAGARI SIMANAU</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Nagari Simanau kecamatan Tigo lurah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nagari Simanau secara administratif terletak pada kecamatan Tigo lurah, kabupaten Solok. Secara yuridis formil disahkan melalui SK Bupati Solok pada tanggal 2 oktober 2002, sebelumnya merupakan jorong yang tergabung dalam nagari Rangkiang luluih. Kecamatan Tigo lurah sendiri beribukota Batu Bajanjang, terletak arah timur nagari Simanau dengan jarak 15 Km dari nagari. Nagari Simanau dikelilingi oleh nagari-nagari tetangga, sebelah Utara  dengan nagari Supayang dan Nagari Air Luo, sebelah Timur dengan nagari Tanjuang Balik Simiso, sebelah Selatan  dengan nagari Rangkiang Luluih, dan sebelah Barat  dengan Nagari Sungai Nanam dan Nagari Sirukam. Nagari Simanau terbagi atas tiga jorong, yaitu jorong Karang putih, jorong Parik Batu dan Jorong Tanjuang Manjulai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Akses transportasi dari dan ke nagari Simanau hanya berupa jalan darat sepanjang 32 Km dari nagari Sirukam. Jalan darat ini 24 km masih berupa jalan tanah. Jalan tersebut di bangun pada tahun 1986. Simanau sendiri merupakan pintu gerbang untuk membuka ketertinggalan nagari-nagari di kecamatan Tigo lurah. Jarak nagari Simanau dengan nagari lainnya adalah, ke rangkiang luluih 10 km, ke Batu Bajanjang 15 km, ke simiso 25 km, dan ke Garabak 40 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nagari Simanau terletak pada jalur pegunungan Bukit Barisan. Dengan topografi berbukit dengan luas wilayah keseluruhan 47 km2, yang mempunyai ketinggian daerah 1000 meter dari permukaan laut. Secara geografis nagari Simanau berada pada hamparan lembah yang dikelilingi perbukitan yang secara ekologis berupa hutan. Selain itu nagari Simanau dibelah oleh sungai-sungai kecil yang keluar dari anak-anak air yang berada pada sekeliling perbukitan yang melingkari Simanau. Adapun sungai-sungai tersebut adalah  Batang Simanau, Batang Kapujan dan Batang Kipek. Sungai-sungai tersebut kemudian bermuara ke Batang Palangkih. Sungai-sungai yang membelah nagari Simanau dipergunakan masyarakat sebagai kebutuhan air bersih rumah tangga, irigasi maupun sebagai sumber tenaga listrik yang digerakkan oleh Penggerak Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;http://qbar.or.id/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-5412890262877273400?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/5412890262877273400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/06/nagari-simanau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/5412890262877273400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/5412890262877273400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/06/nagari-simanau.html' title='NAGARI SIMANAU'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-4920209035519715304</id><published>2009-05-31T01:14:00.000-07:00</published><updated>2009-06-13T06:17:57.370-07:00</updated><title type='text'>NAGARI SALAYO</title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://ranglayo.wordpress.com/2008/09/16/salayo-potret-nagari-yang-dinamis/" rel="bookmark" title="Link Permanen : SALAYO POTRET  NAGARI YANG DINAMIS"&gt;SALAYO POTRET  NAGARI YANG DINAMIS&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Sebagai nagari yang terus berkembang sejalan dengan kemajuan pembangunan di Kabupaten Solok dan tetangganya kota Solok, nagari Salayo kadang diibaratkan sebagai etalase Kabupaten Solok bagian tengah. Perkembangan pembangunan dan sekaligus perekonomian, menjadikan Salayo sebagai wilayah pemukiman bagi warga pendatang. Tidak pelak, disamping pertumbuhan penduduk asli, animo warga pendatang juga terus ikut mewarnai dinamika nagari yang kadang malah sanggup menjadi barometer bagi nagari-nagari di kawasan kecamatan Kubung.&lt;br /&gt;Secara geografis, letak nagari Salayo sangat strategis. Wilayah Kenagarian yang berbatasan langsung dengan kota Solok ini, memiliki empat jorong – Jorong Galanggang Tangah, Sawah Sudut, Lurah Nan Tigo dan Batu Palano – dengan jumlah penduduk sebanyak 12.700 jiwa atau sebanyak 1921 KK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati pusat pemerintahan nagari Salayo berada di jalur utama lintas Sumatera, perisisnya di Km 3 lintas Solok – Padang, di jorong Galanggang Tangah, namun Salayo masih tetap sebagai kawasan pertanian potensial yang hingga kini masih mampu mempertahankan produksi unggulannya, yakni “Beras Solok”. Bahkan Salayo dengan luas sekitar 21,44 Km persegi juga lebih terkenal dengan komoditi pisang. Beberapa dekade belakangan, Salayo bahkan identik dengan pisang batu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wali Nagari Muzni Hamzah menyatakan, tingkat kemajuan masyarakat di nagari yang dipimpinnya sangat terukur dan signifikan, baik kemanjuan dalam soal ekonomi dan apalagi Sumber daya Manuasianya (SDM). Dari situ ia berpendapat, dalam arti luas, nagari Salayo dipandangnya sebagai suatu komunitas yang demokratis dan terbuka.&lt;br /&gt;Keterbukaan masyarakat nagari Salayo setidaknya juga telah memberi dorongan bagi Muzni Hamzah untuk mengembangkan nagari yang dipimpinnya sejak dua tahun belakangan. Berjalan dalam koridor otonomi daerah yang penterjemahannya melalui pemerintahan nagari di Sumatera Barat dan Kabupaten Solok kususnya, memotivasi ayah tiga anak ini untuk mengembangkan potensi kampung halamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tanpa alasan Muzni Hamzah mengomentari fenomena kemasyarakatan tersebut. Terbukti sejumlah kelompok-kelompok gotoroyong bertumbuhan di nagari Salayo. Kelompok tersebut hadir atas inisaitif masyarakat, sehingga pemerintah nagari dalam hal ini dengan sendirinya berperan sebagai fasilitator saja. “ Sejumlah pekerjaan besar untuk kepentingan umum, bahkan kepentingan kelompok itu sendiri, dikerjakan secara bersama dan bahkan dengan sisitm arisan, “ aku Muzni Hamzah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyebutkan, prinsip Delegate outhority and responsibility mestinya juga menjadi acuan pemerintahan nagari dalam mengembangkan pembangunan. Konsep seperti itu oleh pemerintah kabupaten Solok menjadi pedoman, karena menyadari bahwa pemerintah tidak akan dapat mengerjakan semuanya sendiri. Ia butuh dukungan masyarakat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi dikaitkan dalam penyelenggaraan pemerintahan modern, peranan pemerintah harus semakin kecil, karena pemerintah yang baik adalah pemerintah yang semakin kecil memerintah, tetapi ia lebih banyak mengarahkan, mengayomi , memfasilitasi, membimbing dan mengawasi.&lt;br /&gt;“ Dengan prinsip itu tampaknya masyarakat semakin bergairah, kreatif, inovatif dan bahkan dinamis. Mereka merasa memiliki dan bertanggung jawab, “ papar walinagari Salayo yang cukup energik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitannya dengan pemerintahan nagari, seyogyanya prinsip otonomi menjadi ukuran, dalam arti semangat kemandirian tidak hanya dimiliki pemerintah, tetapi lebih ditumbuhkan kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola membangun paham otonomi ini, bagi wali nagari Salayo Muzni Hamzah cukup gembira karena pemerintah Kabupaten Solok dalam kaitan itu justru sangat arif. Kebijaksanaan menyerahkan sejumlah urusan ke nagari, termasuk mengembangkan pola partisipatif, serta mengalokasikan dana pembangunan untuk nagari, menuntut pihaknya untuk lebih kreatif. “ Dengan pola demikian kita bebas berkreasi dalam kerangka pembangunan nagari,” kata Muzni Hamzah meyakinkan. ....&lt;span style="font-style: italic;"&gt;http://ranglayo.wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="post-13 page hentry category-uncategorized post" id="post-13"&gt;   &lt;h2&gt;KAN&lt;/h2&gt;    &lt;div class="entry"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KERAPATAN ADAT NAGARI SALAYO&lt;br /&gt;KECAMATAN KUBUNG-KAB. SOLOK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sekretariat: Jln. Lintas Solok – Padang, KM 3 Pasar Salayo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SURAT KEPUTUSAN (SK)&lt;br /&gt;KERAPATAN ADAT NAGARI (KAN) SALAYO&lt;br /&gt;Nomor: TAP 04/MUSY-KANS/V-2005&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;TENTANG&lt;br /&gt;SUSUNAN PENGURUS KERAPATAN ADATNAGARI (KAN) SALAYO&lt;br /&gt;MASA BHAKTI 2003-2008&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;I. &lt;strong&gt;PENGURUS INTI:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;NO   &lt;strong&gt;NAMA DAN GELAR  &lt;/strong&gt;                        &lt;strong&gt;J A B A T A N&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1 M. FARID DT.KAYO                        K E T U A&lt;br /&gt;2 ISMIR DT. PUTIH                               WAKIL KETUA&lt;br /&gt;3 RUSMEL DT. SATI                               SEKRETARIS&lt;br /&gt;4 IR.YULIUS CHATIB DT. RAJO MAGEK       SEKRETARIS&lt;br /&gt;5 SAMADI DT. RAJO GAMPO               BENDAHARA&lt;/p&gt; &lt;p&gt;II. &lt;strong&gt;SEKSI PERDAMAIAN ADAT&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;NO &lt;strong&gt;NAMA DAN GELAR &lt;/strong&gt;                                &lt;strong&gt;J A B A T A N&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1 M. FARID DT.KAYO                         K E T U A / ANGGOTA&lt;br /&gt;2 H. CHAIDIR GANI DT. BATUAH, SH         A N G G O T A&lt;br /&gt;3 RUSTAM ARLIS DT.BAGINDO BASA         A N G G O T A&lt;br /&gt;4 N. DT. MAGEK BAJOLANG LELO MANJO AN G G O T A&lt;br /&gt;5 MARWAN PARIS. DT MARUHUN SARIPADO  A N G G O T A&lt;br /&gt;6 SASKAR CHATIB DT. GADANG                 A N G G O T A&lt;br /&gt;7 A. DT. BANDARO KAYO                         A N G G O T A&lt;br /&gt;8 MARDIA EFFENDI DT. BAGINDO SATI A N G G O T A&lt;br /&gt;9 YASMIR DT. PUTIH                         A N G G O T A&lt;br /&gt;10 RUSMEL DT. SATI                                SEKRETARIS / ANGGOTA&lt;br /&gt;11 IR. YULIUS CHATIB DT. RAJO MAGEK       SEKRETARIS / ANGGOTA&lt;/p&gt; &lt;p&gt;II. &lt;strong&gt;SEKSI PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN ADAT&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;NO &lt;strong&gt;NAMA DAN GELAR&lt;/strong&gt;                                      &lt;strong&gt;J A B A T A N&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1 RUSDI B. ANGKU IMAM MARAJO              A N G G O T A&lt;br /&gt;2 JHONI UMAR DT. RANGKAYO MARAJO          A N G G O T A&lt;br /&gt;3 M.DT. MGK BAJOLANG LELO MANJO              AN G G O T A&lt;br /&gt;4 SYAMSURI DT.AMPANG LIMO                      A N G G O T A&lt;br /&gt;5 USMAN DT. TUMANGGONG                      A N G G O T A&lt;br /&gt;6 DONI INDRA DT. RAJO DIACEH,SH              A N G G O T A&lt;br /&gt;7 MAK INUN DT. TAN BAGINDO ALAM              A N G G O T A&lt;br /&gt;8 H.SYAHRUDIN PAKIEH MANDARO              A N G G O T A&lt;br /&gt;9 BA. DT BANDARO KAYO                              A N G G O T A&lt;br /&gt;10 ISLAMI DT. RAJO DALIE                              A N G G O T A&lt;br /&gt;11 AMRIAL DT.NAN GARANG                      AN G G O T A&lt;br /&gt;12 SYAIR DT. HITAM                                      A N G G O T A&lt;br /&gt;13 ALMATSIR DT. RAJO NAN KAYO              A N G G O T A&lt;br /&gt;14 D. DT.AMPANG LIMO RAJO MANSUE              A N G G O T A&lt;br /&gt;15 MULIA TUAN MALIN MANGGAGA              A N G G O T A&lt;br /&gt;16.    MASTHUR DT.TANALI                              A N G G O T A&lt;br /&gt;17 M.ANGKU IMM MARAJO TN BGD MLN              A N G G O T A&lt;br /&gt;18 FADJRI TUANMALIN BATUAH                      A N G G O T A&lt;br /&gt;19 Z.DT. YANG PITUAN                              A N G G O T A&lt;br /&gt;20 HANAFI DT. SARI MARAJO                      A N G G O T A&lt;/p&gt; &lt;p&gt;III. &lt;strong&gt;SEKSI KEKAYAAN NAGARI&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;NO NAMA DAN GELAR                                   J A B A T A N&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1 ABDUL RAHMAN DT.PALAWAN SATI           A N G G O T A&lt;br /&gt;2 BASIR JAMIN DT. MANTARI GAGAH           A N G G O T A&lt;br /&gt;3 ISKANDAR DT. RAJO ALAM                   AN G G O T A&lt;br /&gt;4 B. TUAN PANDUKO RAJO LELO                   A N G G O T A&lt;br /&gt;5 H. DT. GAMPO DUBALANG                   A N G G O T A&lt;br /&gt;6 SYAMSU DT.BANDARO HITAM                   A N G G O T A&lt;br /&gt;7 SALAMI MALIN MUDO                           A N G G O T A&lt;br /&gt;8 M.SYAFE’I DT. SATI PONO MUDO           A N G G O T A&lt;br /&gt;9       ISKANDAR DT. RAJO ALAM                       A N G G O T A&lt;br /&gt;10 MUSRI TANSIN DT. SATI                   A N G G O T A&lt;br /&gt;11 RUSTAM E. DT. RAJO NAN PUTIH           A N G G O T A&lt;br /&gt;12 BAKRI TIMINDT. RAJO PENGHULU           AN G G O T A&lt;br /&gt;13 ANTANA DT. BANDARO BASA                   A N G G O T A&lt;br /&gt;14 SATIAR DT. GURUH ALAM PKH.BGD           A N G G O T A&lt;br /&gt;15 ALIVANBER DT. KHATIB BANDARO           A N G G O T A&lt;br /&gt;16 BUR DT. RJ. PASISIE ALAM BASA           A N G G O T A&lt;br /&gt;17 DESMAHARMEN DT. GAMUK                   A N G G O T A&lt;br /&gt;18 FUDJRI DT. RAJO BAGINDO                   AN G G O T A&lt;br /&gt;19 MUCHTAR DUAMIN DT. RAJO DIACEH   A N G G O T A&lt;br /&gt;20 DT. SATI CANIAGO MUDIAK                   A N G G O T A&lt;br /&gt;21 TUAN INCEK SULAIMAN                           A N G G O T A&lt;br /&gt;22 BENY FAISAL DT. NARO SATI                   A N G G O T A&lt;br /&gt;23 SA.DT LBH PJG RAJO DIPADANG           A N G G O T A&lt;br /&gt;24 MUSRI DT.PANDUKO RAJO                   A N G G O T A&lt;br /&gt;25 SUHETRIL DT. BASA                           A N G G O T A&lt;br /&gt;26 RIO DT. BATUAH                                   A N G G O T A&lt;br /&gt;27 MASRIL DT.RAJO JOHAN                           A N G G O T A&lt;br /&gt;28 BUJANG CHATIB BATUAH                   AN G G O T A&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditetapkan di:  S A L A Y O&lt;br /&gt;  Pada Tanggal : 25 MEI 2005&lt;/p&gt; &lt;p&gt;                               &lt;strong&gt;PENGURUS KAN SALAYO&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketua&lt;br /&gt;M. FARID DT.KAYO &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sekretaris&lt;br /&gt;RUSMEL DT. SATI&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Diketahui oleh:&lt;br /&gt;WALI NAGARI SALAYO&lt;/p&gt; &lt;p&gt; MUZNI HAMZAH Malin Sutan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;KERAPATAN ADAT NAGARI SALAYO&lt;br /&gt;KECAMATAN KUBUNG-KAB. SOLOK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sekretariat: Jln. Lintas Solok – Padang, KM 3 Pasar Salayo&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;MUSYAWARAH KERAPATAN ADAT NAGARI SALAYO&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nomor: TAP 04/MUSY-KANS/V-2005&lt;br /&gt;Tanggal  25 Mei 2005&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TENTANG&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGURUS KERAPATAN ADATNAGARI (KAN) SALAYO&lt;br /&gt;MASA BHAKTI 2003-2008&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;MUSYAWARAH/SIDANG PLENO KERAPANAN ADAT NAGARI SALAYO&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;MENIMBANG: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;A. Bahwa dengan mundurnya Sdr. Rusdi B Angku Imam Marajo dari jabatan Wakil Ketua KAN Periode 2003-2008 seperti tertuang dalam surat pengunduran diri yang bersangkutan tanggal 7 Februari 2004, disusul pengunduran diri Sdr. H.Muachtar Duamin Dt. Rajo Diaceh, SH pada jabatan yang sama, maka terjadi kekosongan jabatan pengurus (Wakil Ketua KAN)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;a. Bahwa untuk kelancaran dan tertibnya organisasi kerapatan adat nagari (KAN) Salayo perlu adanya REVISI Surat Keputusan (SK) susunan dan personalia pengurus KAN Salayo masa bhakti 2003-2008.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;b. Bahwa untuk itu perlu dikeluarkan suatu Surat Keputusan (SK) HASIL REVISI jabatan pengurus Kerapatan Adat Nagari Salayo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;MENGINGAT: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;     a. Anggaran Rumah Tangga (ART) Kerapatan Adat Nagari Salayo tanggal 22 Februari 2003&lt;/p&gt; &lt;p&gt; b Keputusan rapat pleno KAN sebagai pemegang kekuasaan tertinggi pada tanggal 12Januari 2003, berikut hasil musyawarah sidang pleno KAN tanggal 23 Maret 2004 dan hasil Musyawarah Pengurus Inti tanggal 25 Mei 2005.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;KERAPATAN ADAT NAGARI SALAYO&lt;br /&gt;KECAMATAN KUBUNG-KAB. SOLOK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sekretariat: Jln. Lintas Solok – Padang, KM 3 Pasar Salayo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;MEMPERHATIKAN:  &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anggaran Rumah Tangga (ART)dan Ketentuan Tata Tertib (Tatib) pemilihan pengurus KAN masa Bhakti 2003 –3008 tanggal 12 Januari 2003 serta saran-saran dan pendapat dalam rapat pleno KAN tanggal 22 Februari 2003, musyawarah sidang pleno KAN tanggal 28 Maret 2004 dan hasil Musyawarah Pengurus Inti tanggal 25 Mei 2005.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;MENETAPKAN:&lt;/strong&gt; KEPUTUSAN PENGURUS INTI TERPILIH SEBAGAI PENYUSUN FORMASI PENGISIAN STRUKTUR KERAPATAN ADAT NAGARI SALAYO PADA TANGGAL 30 FEBRUARI 2003&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PERTAMA: Pengurus inti ditambah beberapa anggota KAN lainnya sebagai panitia kecil telah memilih dan menetapkan Sdr YASMIR DT. PUTIH mengisi jabatan Wakil Ketua KAN Periode 2003-2008&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KEDUA: Susunan Pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Salayo masa bhakti 2003-2008 adalah sebagaimana terdapat pada lampiran keputusan ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KETIGA: Ketetapan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila terdapat kekeliruan dapat ditinjau kembali sebagimana mestinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;      Ditetapkan di:  S A L A Y O&lt;br /&gt;  Pada Tanggal : 25 MEI 2005&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PENGURUS KAN SALAYO&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua&lt;br /&gt;M. FARID DT.KAYO&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekretaris&lt;br /&gt;RUSMEL DT. SATI&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Diketahui oleh:&lt;br /&gt;WALI NAGARI SALAYO&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MUZNI HAMZAH Malin Sutan&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;           &lt;/div&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-4920209035519715304?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/4920209035519715304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/nagari-salayo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/4920209035519715304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/4920209035519715304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/nagari-salayo.html' title='NAGARI SALAYO'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-8223614778572140403</id><published>2009-05-21T01:55:00.000-07:00</published><updated>2009-05-21T02:06:27.892-07:00</updated><title type='text'>PANORAMA ANGIN BEREMBUS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/ShUXg4V4rUI/AAAAAAAAAL4/lFf-k1QI3dg/s1600-h/DSC00749.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/ShUXg4V4rUI/AAAAAAAAAL4/lFf-k1QI3dg/s320/DSC00749.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338198786965024066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/ShUXg5FD51I/AAAAAAAAALw/d3TUIL3RKJY/s1600-h/DSC00746.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/ShUXg5FD51I/AAAAAAAAALw/d3TUIL3RKJY/s320/DSC00746.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338198787162892114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekitar +6 Km dari Kota Solok dan berada di Nagari Aripan Kabupaten Solok, Panorama Angin Berembus merupakan tempat wisata termudah dan termurah di Kabupaten Solok lokasinya yang strategis dan dekat dengan pusat kota merupakan pilihan keluarga diwaktu senggang...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Panorama Angin Berembus ini kita dapat menyaksikan kekuasaan Pencipta yang tiada tara, keindahan alam Solok terpampang bak lukisan alam yang terpajang dikaki Matahari.! tampak foto diatas, Gunung Talang latar kekuatan alam nan megah terlihat di Panorama Angin Berembus dan foto selanjutnya Danau singkarak terlihat membiru disela pepohonan pinus..!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-8223614778572140403?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/8223614778572140403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/panorama-angin-berembus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/8223614778572140403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/8223614778572140403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/panorama-angin-berembus.html' title='PANORAMA ANGIN BEREMBUS'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/ShUXg4V4rUI/AAAAAAAAAL4/lFf-k1QI3dg/s72-c/DSC00749.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-4073276082223800825</id><published>2009-05-17T00:56:00.000-07:00</published><updated>2009-05-17T00:58:46.521-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/Sf50_4KSlvI/AAAAAAAAAJY/ex4waTKVgas/s1600-h/Lambang_Kabupaten_Solok.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 209px; height: 255px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/Sf50_4KSlvI/AAAAAAAAAJY/ex4waTKVgas/s320/Lambang_Kabupaten_Solok.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331827649609373426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KABUPATEN SOLOK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Provinsi       : Sumatera Barat&lt;br /&gt;Kabupaten  : Solok&lt;br /&gt;Ibu Kota : Arosuka&lt;br /&gt;Luas             : 7.146 KM2&lt;br /&gt;Jumlah Kecamatan  : 14 Kecamatan&lt;br /&gt;Jumlah Danau : 4  Buah&lt;br /&gt;( Danau Singkarak, Danau Diatas, Danau Dibawah, Danau Talang )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah Gunung : 1  Buah ( Gunung Talang )&lt;br /&gt;Nagari          :&lt;br /&gt;Penduduk :+ 500.000 jiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati : H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE. MM&lt;br /&gt;Wakil Bupati : Desra Anantanur&lt;br /&gt;Ketua DPRD : Ir. Hilda Osmiati Ubani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letak Geografis :&lt;br /&gt;001' 20' 27 " - 001' 21' 39" LS&lt;br /&gt;100' 25' 00" - 100' 33' 43" BT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batas Wilayah :&lt;br /&gt;Utara : Kabupaten Tanah datar&lt;br /&gt;Selatan : Kabupaten Solok Selatan&lt;br /&gt;Barat : Kota Padang Dan Kab. Pesisir Selatan&lt;br /&gt;Timur : Kabupaten Sijunjung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-4073276082223800825?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/4073276082223800825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/kabupaten-solok-provinsi-sumatera-barat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/4073276082223800825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/4073276082223800825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/kabupaten-solok-provinsi-sumatera-barat.html' title=''/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/Sf50_4KSlvI/AAAAAAAAAJY/ex4waTKVgas/s72-c/Lambang_Kabupaten_Solok.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-4882041994680885805</id><published>2009-05-09T00:27:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T22:14:26.190-07:00</updated><title type='text'>NAGARI DI KABUPATEN SOLOK</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Pantai Cermin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Nagari Surian&lt;br /&gt;2. Nagari Lolo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Lembah Gumanti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;3. Nagari Alahan Panjang&lt;br /&gt;4. Nagari Sungai Nanam&lt;br /&gt;5. Nagari Salimpek&lt;br /&gt;6. Nagari Aie Dingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Hiliran Gumanti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;7. Nagari Sungai Abu&lt;br /&gt;8. Nagari Sariak Alahan Tigo&lt;br /&gt;9. Nagari Talang Babungo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Payung Sekaki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;10. Nagari Sirukam&lt;br /&gt;11. Nagari Supayang&lt;br /&gt;12. Nagari Aie Luo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Tigo Lurah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;13. Nagari Rangkiang Luluih&lt;br /&gt;14. Nagari Batu Bajanjang&lt;br /&gt;15. Nagari Tanjuang Balik Simiso&lt;br /&gt;16. Nagari Garabak Data&lt;br /&gt;17. Nagari Simanau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Lembang Jaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;18. Nagari Koto Anau&lt;br /&gt;19. Nagari Batu Banyak&lt;br /&gt;20. Nagari Limau Lunggo&lt;br /&gt;21. Nagari Koto Laweh&lt;br /&gt;22. Nagari Salayo Tanang Bukik Sil&lt;br /&gt;23. Nagari Batu Bajanjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Danau Kembar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;24. Nagari Kampuang Batu Dalam&lt;br /&gt;25. Nagari Simpang Tanjuang Nan Iv&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Gunung Talang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;26. Nagari Cupak&lt;br /&gt;27. Nagari Talang&lt;br /&gt;28. Nagari Sungai Janiah&lt;br /&gt;29. Nagari Koto Gadang Guguak&lt;br /&gt;30. Nagari Koto Gaek Guguak&lt;br /&gt;31. Nagari Jawi-Jawi Guguak&lt;br /&gt;32. Nagari Batang Barus&lt;br /&gt;33. Nagari Aia Batumbuak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Bukit Sundi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;34. Nagari Muaro Paneh&lt;br /&gt;35. Nagari Kinari&lt;br /&gt;36. Nagari Parambahan&lt;br /&gt;37. Nagari Dilam&lt;br /&gt;38. Nagari Bukik Tandang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan IX Koto Sungai Lasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;39. Nagari Pianggu&lt;br /&gt;40. Nagari Taruang-Taruang&lt;br /&gt;41. Nagari Siaro-Aro&lt;br /&gt;42. Nagari Indudua&lt;br /&gt;43. Nagari Guguak Sarai&lt;br /&gt;44. Nagari Sungai Durian&lt;br /&gt;45. Nagari Bukit Bais&lt;br /&gt;46. Nagari Koto Laweh&lt;br /&gt;47. Nagari Sungai Jambua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Kubung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;48. Nagari Gauang&lt;br /&gt;49. Nagari Panyakalan&lt;br /&gt;50. Nagari Saok Laweh&lt;br /&gt;51. Nagari Tanjuang Bingkuang&lt;br /&gt;52. Nagari Gantuang Ciri&lt;br /&gt;53. Nagari Koto Hilalang&lt;br /&gt;54. Nagari Selayo&lt;br /&gt;55. Nagari Koto Baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan X Koto Diatas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;56. Nagari Katialo&lt;br /&gt;57. Nagari Tanjuang Balik&lt;br /&gt;58. Nagari Paninjauan&lt;br /&gt;59. Nagari Labuah Panjang&lt;br /&gt;60. Nagari Sulik Aia&lt;br /&gt;61. Nagari Pasilihan&lt;br /&gt;62. Nagari Bukik Kanduang&lt;br /&gt;63. Nagari Kuncia&lt;br /&gt;64. Nagari Siberambang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan X Koto Singkarak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;65. Nagari Kacang&lt;br /&gt;66. Nagari Tikalak&lt;br /&gt;67. Nagari Singkarak&lt;br /&gt;68. Nagari Sumani&lt;br /&gt;69. Nagari Saniang Baka&lt;br /&gt;70. Nagari Koto Sani&lt;br /&gt;71. Nagari Tanjuang Alai&lt;br /&gt;72 Nagari Aripan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Junjung Sirih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;73. Nagari Muaro Pingai&lt;br /&gt;74. Nagari Paninggahan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-4882041994680885805?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/4882041994680885805/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/nagari-di-kabuapaten-solok.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/4882041994680885805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/4882041994680885805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/nagari-di-kabuapaten-solok.html' title='NAGARI DI KABUPATEN SOLOK'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-6998592130303496538</id><published>2009-05-04T18:54:00.000-07:00</published><updated>2009-05-04T19:11:45.358-07:00</updated><title type='text'>OBJEK WISATA KABUPATEN SOLOK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;DANAU SINGKARAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/Sf-c_huIRvI/AAAAAAAAAJo/3zcgCY3VVsQ/s1600-h/singka+lake.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/Sf-c_huIRvI/AAAAAAAAAJo/3zcgCY3VVsQ/s320/singka+lake.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332153099027498738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Foto saya berlatar belakang danau Singkarak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Danau Singkarak adalah danau Terbesar Kedua di Sumatera Setelah danau Toba di Sumatera Utara, mempunyai luas 107,8 KM2 dan terletak pada ketinggian 362.5 meter dari permukaan laut. Danau singkarak Mempunyai spesies ikan yng hanya ada di Danau Singkarak yaitu "ikan Bilih"...! jadi Danau Singkarak tidak bisa dipisahkan dari ikan bilih makanya apabila anda pergi keDanau Singkarak cicipi juga gorengan / palai ikan bilih...................!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-6998592130303496538?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/6998592130303496538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/objek-wisata-kabupaten-solok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/6998592130303496538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/6998592130303496538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/objek-wisata-kabupaten-solok.html' title='OBJEK WISATA KABUPATEN SOLOK'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/Sf-c_huIRvI/AAAAAAAAAJo/3zcgCY3VVsQ/s72-c/singka+lake.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-8346493370034141568</id><published>2009-05-03T21:57:00.000-07:00</published><updated>2009-06-13T23:03:20.146-07:00</updated><title type='text'>KECAMATAN DI KABUPATEN SOLOK ( 14 )</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan IX Koto Sungai Lasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;IX Koto Sungai Lasi&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;Kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. Terletak di jalan Lintas Sumatera KM 12 dari Kota Solok Adapun nagari yang ada di IX Koto Sunagi Lasi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;1. Nagari Pianggu&lt;br /&gt;2. Nagari Taruang-Taruang&lt;br /&gt;3. Nagari Siaro-Aro&lt;br /&gt;4. Nagari Indudua&lt;br /&gt;5. Nagari Guguak Sarai&lt;br /&gt;6. Nagari Sungai Durian&lt;br /&gt;7. Nagari Bukit Bais&lt;br /&gt;8. Nagari Koto Laweh&lt;br /&gt;9. Nagari Sungai Jambua&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;X Koto Diatas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;X Koto Diatas&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;Kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. Dengan Jumlah nagari 9, diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. Nagari Katialo&lt;br /&gt;2. Nagari Tanjuang Balik&lt;br /&gt;3. Nagari Paninjauan&lt;br /&gt;4. Nagari Labuah Panjang&lt;br /&gt;5. Nagari Sulik Aia&lt;br /&gt;6. Nagari Pasilihan&lt;br /&gt;7. Nagari Bukik Kanduang&lt;br /&gt;8. Nagari Kuncia&lt;br /&gt;9. Nagari Siberambang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;X Koto Singkarak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;X Koto Singkarak&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. nagari yang ada di &lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;X Koto Singkarak :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. Nagari Kacang&lt;br /&gt;2. Nagari Tikalak&lt;br /&gt;3. Nagari Singkarak&lt;br /&gt;4. Nagari Sumani&lt;br /&gt;5. Nagari Saniang Baka&lt;br /&gt;6. Nagari Koto Sani&lt;br /&gt;7. Nagari Tanjuang Alai&lt;br /&gt;8. Nagari Aripan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Bukit Sundi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Bukit Sundi&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;Kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. nagari yang ada di &lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Bukit Sundi :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. Nagari Muaro Paneh&lt;br /&gt;2. Nagari Kinari&lt;br /&gt;3. Nagari Parambahan&lt;br /&gt;4. Nagari Dilam&lt;br /&gt;5. Nagari Bukik Tandang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Danau Kembar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Danau Kembar&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;Kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. nagari yang ada di &lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Danau Kembar :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. Nagari Kampuang Batu Dalam&lt;br /&gt;2. Nagari Simpang Tanjuang &lt;st1:place st="on"&gt;Nan&lt;/st1:place&gt; Iv&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Gunung Talang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Gunung Talang&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;Kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;. Kecamatan ini terletak di lereng Gunung Talang sehingga pada umumnya berhawa sejuk. Mata pencaharian penduduk pada umumnya adalah bertani, dan sebagian kecil sebagai pedagan (wiraswasta) dan pegawai pemerintah. nagari yang ada di &lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Gunung Talang :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. Nagari Cupak&lt;br /&gt;2. Nagari Talang&lt;br /&gt;3. Nagari Sungai Janiah&lt;br /&gt;4. Nagari Koto Gadang Guguak&lt;br /&gt;5. Nagari Koto Gaek Guguak&lt;br /&gt;6. Nagari Jawi-Jawi Guguak&lt;br /&gt;7. Nagari Batang Barus&lt;br /&gt;8. Nagari Aia Batumbuak&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Hiliran Gumanti&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Hiliran Gumanti&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a style="color: rgb(0, 0, 0);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;Kecamatan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt; di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 0, 0);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 0, 0);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 0, 0);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia. nagari yang ada di &lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Hiliran Gumanti :&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;1. Nagari Sungai Abu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;2. Nagari Sariak Alahan Tigo&lt;br /&gt;3. Nagari Talang Babungo&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Junjung Sirih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Junjung Sirih&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;Kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. nagari yang ada di &lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Junjung Sirih :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. Nagari Muaro Pingai&lt;br /&gt;2. Nagari Paninggahan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kubung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kubung&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;Kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. nagari yang ada di &lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kubung :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. Nagari Gauang&lt;br /&gt;2. Nagari Panyakalan&lt;br /&gt;3. Nagari Saok Laweh&lt;br /&gt;4. Nagari Tanjuang Bingkuang&lt;br /&gt;5. Nagari Gantuang Ciri&lt;br /&gt;6. Nagari Koto Hilalang&lt;br /&gt;7. Nagari Selayo&lt;br /&gt;8. Nagari Koto Baru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Lembah Gumanti&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Lembah Gumanti&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;Kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. nagari yang ada di &lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Lembah Gumanti :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;1. Nagari Alahan Panjang&lt;br /&gt;2. Nagari Sungai Nanam&lt;br /&gt;3. Nagari Salimpek&lt;br /&gt;4. Nagari Aie Dingin&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Lembang Jaya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Lembang Jaya&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. Kecamatan Lembang Jaya . nagari yang ada di &lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Lembang Jaya&lt;/b&gt;&lt;b&gt; :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. Nagari Koto Anau&lt;br /&gt;2. Nagari Batu Banyak&lt;br /&gt;3. Nagari Limau Lunggo&lt;br /&gt;4. Nagari Koto Laweh&lt;br /&gt;5. Nagari Salayo Tanang Bukik Sileh&lt;br /&gt;6. Nagari Batu Bajanjang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Pantai Cermin&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Pantai Cermin&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;Kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. Kecamatan Pantai Cermin terletak di wilayah selatan Kabupaten Solok, berbatasan langsung dengan Kabupaten Solok Selatan. Terdapat 2 buah Nagari (Kelurahan) di kecamatan ini, yaitu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. Nagari Surian&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2. Nagari Lolo.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ibukota kecamatan terletak d Nagari Surian tepatnya di Jorong Pincuran Tujuah.&lt;br /&gt;Nagari Surian terdiri atas beberapa Jorong (Dusun), diantaranya:&lt;br /&gt;Jorong Pincuran Tujuah, Jorong Tabuah Gadang, Jorong Kulemban, Jorong Tampat, Jorong Suliti, Jorong Jalan Balantai, Jorong Lubuak Rasam. Masing-masing jorong ini diperintah oleh seorang Kepala Jorong. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Payung Sekaki&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Payung Sekaki&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. kecamatan ini memiliki satwa khas yaitu ayam kukuak balenggek. Ayam ini memiliki kokok yang bertingkat-tingkat hingga 16 suku kata. ayam ini hanya dapat ditemukan di Kecamatan Payung Sekaki. nagari yang ada di &lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Payung Sekaki :&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;1. Nagari Sirukam&lt;br /&gt;2. Nagari Supayang&lt;br /&gt;3. Nagari Aie Luo&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Tigo Lurah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Tigo Lurah&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan" title="Kecamatan"&gt;Kecamatan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok"&gt;Kabupaten Solok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. Nagari yang ada di &lt;b&gt;Kecamatan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Tigo Lurah :&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic;"&gt;  &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. Nagari Rangkiang Luluih&lt;br /&gt;2. Nagari Batu Bajanjang&lt;br /&gt;3. Nagari Simiso&lt;br /&gt;4. Nagari Simanau&lt;br /&gt;5. Nagari Garabak Data&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;( maaf masih belum lengkap....)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-8346493370034141568?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/8346493370034141568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/ix-koto-sungai-lasi-solok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/8346493370034141568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/8346493370034141568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/ix-koto-sungai-lasi-solok.html' title='KECAMATAN DI KABUPATEN SOLOK ( 14 )'/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8096165500958551162.post-6885891029355716410</id><published>2009-05-03T21:53:00.001-07:00</published><updated>2009-05-03T21:55:34.629-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/Sf50_4KSlvI/AAAAAAAAAJY/ex4waTKVgas/s1600-h/Lambang_Kabupaten_Solok.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 196px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/Sf50_4KSlvI/AAAAAAAAAJY/ex4waTKVgas/s320/Lambang_Kabupaten_Solok.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331827649609373426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Kabupaten Solok&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten" title="Kabupaten"&gt;kabupaten&lt;/a&gt; di provinsi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;Sumatera Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 7.146 km² dan populasi 500.000 jiwa. Ibu kotanya ialah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Arosuka,_Solok&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Arosuka, Solok (halaman belum tersedia)"&gt;Arosuka&lt;/a&gt;. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kabupaten Solok dibentuk berdasarkan UU No. 12 tahun 1956 tentang pembentukan daerah otonom dalam lingkungan propinsi Sumatera Tengah. Dalam UU ini dinyatakan bahwa pusart pemerintahan kabupaten Solok berada di Solok, salah satu nagari dalam kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tahun 1970, ibukota kabupaten Solok ini berubah status menjadi Kotamadya, sehingga pusat pemerintahan kabupaten Solok berada dalam wilayah pemerintahan Kotamadya Solok.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Secara berangsur angsur kemudian pusat pemerintahan kabupaten Solok "digeser" ke Koto Baru, Kecamatan Kubung. Namun seiring dengan perkembangan pemerintahan kemudian, Kotobaru tidak memadai lagi untuk berfungsi sebagai pusat pemerintahan karena beberapa faktor, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Lahan milik pemerintah yang tersedia sangat terbatas, sehingga tidak mungkin untuk mengembangkan gedung / sarana perkantoran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lahan masyarakat disekitar Koto Baru adalah sawah yang subur yang didukung oleh irigasi yang baik dan produktivitasnya cukup tinggi, sehingga "sayang" kalau mesti dialih fungsikan untuk menjadi perkantoran pemerintah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Letak Koto Baru tidak berada ditengah tengah wilayah administrasi pemerintahan kabupaten sehingga cukup menyulitkan bgi masyarakat yang berjarak jauh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Karena ketebatasan lahan di Koto Baru, sebagian bangunan perkantoran pemerintah kabupaten Solok masih terdapat dalam wilayah administrasi Kota Solok, sehingga mempersulit koordinasi/konsultasi antar Unit Kerja. Juga terpisahnya perkantoran ini membuat prosedur pelayanan masyarakat menjadi tidak efektif dan efisien.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Tanggal 6 November 1997, diadakan diskusi persiapan pemindahan ibukota kabupaten antara jajaran eksekutif dan legislatif pemerintah kabupaten Solok dengan tokoh tokoh masyarakat dan para perantau di Gedung Solok Nan Indah, Koto Baru. Dari 3 usulan calon ibukota, dalam diskusi ini kemudian disepakati untuk memilih lokasi di Kayu Aro - Sukarami sebagai ibukota kabupaten Solok yang direncanakan. 2 calon yang lain adalah Sungai Nanam di kecamatan Lembah Gumanti dan Muaro Paneh di kecamatan Bukit Sundi.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lokasi yang dimaksud adalah lahan sekitar 500 Ha yang terletak diperbatasan antara Kayu Aro - Sukarami di pinggir jalan raya Solok - Padang yang merupakan salah satu jalur Lintas Sumatera. Untuk ini kemudian dibuat pembahasan dan perencanaan matang terhadap semua aspek yng menyangkut keberadaan ibukota baru tersebut, seperti aspek sosial ekonomi, aspek geografi dan topografi serta dilengkapi dengan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Terhadap Lingkungan), dimana ditegaskan bahwa pembangunan ibukota ini tidak akan melakukan perubahan ekstrim terhadap kondisi lahan dan bentang alam, menjaga kawasan sekitar dari pengrusakan yang tidak perlu dan mengalokasikan hanya sekitar 40 % dari luas lahan keseluruhan untuk sarana dan prasarana pembangunan...http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8096165500958551162-6885891029355716410?l=kabupatensolok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/feeds/6885891029355716410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/kabupaten-solok-adalah-sebuah-kabupaten.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/6885891029355716410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8096165500958551162/posts/default/6885891029355716410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabupatensolok.blogspot.com/2009/05/kabupaten-solok-adalah-sebuah-kabupaten.html' title=''/><author><name>JoEYUNG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07165798911492986489</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_zC9Gg67MbEM/SBXWDawi2HI/AAAAAAAAAAU/Ign6u-8_aAk/S220/joe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zC9Gg67MbEM/Sf50_4KSlvI/AAAAAAAAAJY/ex4waTKVgas/s72-c/Lambang_Kabupaten_Solok.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
